iklan zonasultra

Bangun Politik Beretika, Sejumlah Tokoh Bertemu Mahasiswa IAIN Kendari

Bangun Politik Beretika, Sejumlah Tokoh Bertemu Mahasiswa IAIN Kendari
POLITIK BERETIKA - Kuliah umum dan temu tokoh di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari. Ratusan mahasiswa turut jadi peserta dalam kegiatan itu yang diadakan di Auditorium IAIN, Kamis (28/12/2017). (Muhamad Taslim Dalma/ZONASULTRA.COM)

Bangun Politik Beretika, Sejumlah Tokoh Bertemu Mahasiswa IAIN Kendari POLITIK BERETIKA – Kuliah umum dan temu tokoh di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari. Ratusan mahasiswa turut jadi peserta dalam kegiatan itu yang diadakan di Auditorium IAIN, Kamis (28/12/2017). (Muhamad Taslim Dalma/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Sejumlah tokoh menjadi pemateri dalam acara “Kuliah Umum dan Temu Tokoh” di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ratusan mahasiswa turut jadi peserta dalam kegiatan yang diadakan di Auditorium IAIN, Kamis (28/12/2017).

Tokoh-tokoh yang hadir adalah Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen TNI Andi Sumange Rukka, Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Lukman Abunawas, Rektor IAIN Kendari Nur Alim, perwakilan Polda Sultra, perwakilan Danrem 143 Haluoleo, dan berbagai pimpinan kampus.

Rektor IAIN Kendari Nur Alim mengatakan, kegiatan itu dalam rangka menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 dan pemilu 2019. Jelang pemilihan itu, antar tokoh diharapkan bisa membangun ukhuwah (hubungan kebersamaan) dengan menjunjung tinggi etika politik.

“Jika antar tokoh bisa membangun ukhuwah dan duduk bersama. Diharapkan bisa memberikan multi player efek berupa kesejukan dan kedamaian pada tingkat akar rumput. Jangan karena ada pemilihan heterogenitas (perbedaan) masyarakat jadi ancaman,” tutur Nur Alim.

Dalam pertarungan politik, segala macam cara digunakan dengan membangun isu SARA dan hal-hal yang memecah belah. Sebab, politik itu memang bukan saja mengandung seni dan ilmu namun juga ada kelicikan.

Ole karena itulah kata Nur Alim, perlu dibangun politik yang santun dan beretika. Dengan demikian kedamaian di masyarakat dapat terwujud, meskipun kegiatan itu diawali di depan mahasiswa.

Para mahasiswa itu, awal Januari 2018 akan pulang kampung karena libur semester. Nur Alim berharap dengan pertemuan itu, apa yang disampaikan para tokoh bisa menjadi bekal mahasiswa untuk disebarluaskan di kampung halaman masing-masing. (B)

 

Reporter: Muhamad Taslim Dalma
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib