iklan zonasultra

Basmi Begal, TNI Terjunkan Tim Siluman Hingga Perintah Tembak di Tempat

Basmi Begal, TNI Terjunkan Tim Siluman Hingga Perintah Tembak di Tempat
TNI - Pasukan tim reaksi cepat Gajah Mada bentukan Komando Distrik Militer (Kodim) 1417 Kendari. (Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Komando Distrik Militer (Kodim) 1417 Kendari turun tangan membasmi tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan atau begal yang kerap beraksi di Kota Kendari. Hal ini juga menindaklajuti perintah Komando Resor Militer (Korem) 143/Haluoleo.

Komandan Kodim 1417 Kendari Letkol CPN Fajar Lutvi Haris mengatakan, hal ini dilakukan untuk menjawab keresahan masyarakat terhadap aksi kejahatan pada malam hari tersebut. Pihaknya menerjunkan dua kelompok pasukan yang akan langsung melakukan penindakan.

Pertama pasukan reaksi cepat (TRC) Gajah Mada berjumlah satu satuan setingkat pleton (SST) berisi 30 prajurit bersenjata. Kata Lutvi, pasukan ini yang nanti secara langsung akan melakukan penindakan terhadap objek-objek pembegalan dan kondisi lain yang membahayakan.

iklan zonasultra

“Para babinsa yang membawa pucuk, ini langsung saya isi peluru karet, saat kita turun yang kita lakukan adalah penindakan, sehingga langsung kita lumpuhkan, tidak ada lagi peringatan-peringatan,” ungkap Letkol CPN Fajar Lutvi Haris, Sabtu (13/7/2019).

Baca Juga : Polres Kendari Lumpuhkan Pemuda yang 18 Kali Membegal

Dalam melakukan penindakan, pihak TNI ini juga akan berkolaborasi dengan tim Batman Kepolisian Resor (Polres) Kendari. Selain melakukan operasi terbuka, Kodim 1417 Kendari juga bakal melakukan operasi senyap dengan melibatkan pasukan siluman.

“Yang kedua saya mengeluarkan satu tim siluman Pradabashu. Jadi tim ini tidak terlihat, mereka akan bergerak secara senyap untuk kemudian mencari dan menentukan titk di mana, mereka berada di mana posisinya. Jadi tim ini akan menggaet, pasuk TRC Gajah Mada ke sana bersama Tim Batman Polres Kendari,” jelasnya.

(Baca Juga : Basmi Begal, Polres Kendari Siapkan Tim Batman)

Lutvi menegaskan, tim ini akan dipergunakan secara maksimal agar seluruh hal yang berkaitan dengan begal segera dibasmi. Sehingga bisa menimbulkan kenyamanan masyarakat Kota Kendari yang beraktivitas malam hari.

Lutvi menjelaskan, operasi penindakan ini baru saja dilakukan, karena harus melawati prosedur-prosedur yang perlu ditaati. Kata Lutvi, persoalan menjaga keamanan merupakan tanggung jawab dari pihak kepolisian, namun, ketika masyarakat meminta untuk terlibat, maka TNI harus merespon dengan cepat.

“Ketika berkembang dan masyarakat meminta turun untuk membantu, maka kami tidak tinggal diam, kita akan jawab secara cepat,” tukasnya. (b)

 


Kontributor: Fadli Aksar
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib