Bedah Buku Sejarah Perkembangan Hindu di Sultra

Bedah Buku Sejarah Perkembangan Hindu di Sultra
BEDAH BUKU - Untuk mengetahui sejarah perkembangan umat Hindu di Sulawesi Tenggara (Sultra), The Hindu Centre of Indonesia bekerjasama dengan Kesatuan Mahasiswa Hindu Indonesia (KMHDI) Sultra melakukan peluncuran dan bedah buku Sejarah Hindu di Sulawesi Tenggara di Wantilan Pura Jagadhita Kota Kendari, Selasa (6/12/2016). (Foto Istimewa)
Bedah Buku Sejarah Perkembangan Hindu di Sultra
BEDAH BUKU – Untuk mengetahui sejarah perkembangan umat Hindu di Sulawesi Tenggara (Sultra), The Hindu Centre of Indonesia bekerjasama dengan Kesatuan Mahasiswa Hindu Indonesia (KMHDI) Sultra melakukan peluncuran dan bedah buku Sejarah Hindu di Sulawesi Tenggara di Wantilan Pura Jagadhita Kota Kendari, Selasa (6/12/2016). (Foto Istimewa)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Untuk mengetahui sejarah perkembangan umat Hindu di Sulawesi Tenggara (Sultra), The Hindu Centre of Indonesia bekerjasama dengan Kesatuan Mahasiswa Hindu Indonesia (KMHDI) Sultra melakukan peluncuran dan bedah buku Sejarah Hindu di Sulawesi Tenggara (Sejarah, Eksistensi dan Kontribusi Umat Hindu dalam Pembangunan) di Wantilan Pura Jagadhita Kota Kendari, Selasa (6/12/2016).

bedah_buku1Buku ini disusun oleh Tim Peneliti Sejarah Hindu Sultra Ni Kadek Surpi Aryadharma dan tim. Kegiatan bedah buku ini juga turut dihadiri anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna dan perwakilan lembaga umat Hindu se-Sultra.

Dalam sambutannya dihadapan 300-an tamu yang hadir, anggota DPD RI asal Bali ini menegaskan bahwa sejarah Hindu yang dulu pernah eksis di masa kerajaan Sultra sebelum Haluoleo harus menjadi motivasi bagi pemuda berbuat lebih baik lagi demi kemajuan pembangunan di Sultra.

Dalam buka ini dijelaskan tentang mulanya peradaban Hindu tersebar hampir keseluruh wilayah Indonesia di zaman Majapahit. Dalam perjalanannya masyarakat Hindu yang ada di Sultra merupakan suku Bali dan Jawa yang mengikuti program transmigrasi dengan sebaran 10 wilayah kabupaten di Sultra dengan jumlah 219.350 kepala keluarga (Data Ditjen Bimas Hindu Tahun 2012).

Masyarakat Hindu di Sultra juga selalu menjunjung toleransi untuk harmonisasi antar umat beragama. Dalam peranannya membangun Sultra masyarakat Hindu yang ada di Sultra mayoritas aktif dalam hal pertanian dan perkebunan. (*)

 

Penulis: I Wayan Sukadana

1 KOMENTAR

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here