iklan zonasultra

BMKG Himbau Antisipasi Banjir Susulan di Butur

Diguyur Hujan, 60 Rumah di Butur Terendam Banjir
BANJIR - Kondisi Desa Wantulasi saat terjadi banjir, Jumat (22/6/2018). Tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Buton Utara membuat sungai di wilayah tersebut meluap. (Foto Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara (Sultra) menghimbau seluruh stakeholders di kabupaten Buton Utara (Butur) untuk mengantisipasi akan adanya banjir susulan di daerah itu.

Berdasarkan pantauan satelit citra, diperkirakan cuaca di wilayah Butur pada tanggal 24 Juni 2018, mulai pagi hingga malam hari bakal diguyur hujan ringan sampai sedang dengan suhu udara 24-29 derajat celcius, kelembaban udara 75-95 persen. Arah angin dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 2-10 Knot.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Adi Istiyono menjelaskan, kondisi lapisan atmosfer menunjukan angka pada 850 mb dan 700 mb yang masuk dalam kategori lembab dan sangat labil, sehingga potensi pembentukan awan hujan cukup tinggi.

(Baca Juga : Diguyur Hujan, 60 Rumah di Butur Terendam Banjir)

“Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan awan hujan terus menerus di Butur, dan sudah kategori cuaca buruk,” ungkap Adi Istiyono kepada awak ZONASULTRA.COM, Minggu (24/6/2018) melalui WhatsApp Mesengger.

Selain di Butur, Adi juga menyebutkan kondisi yang sama terlihat di wilayah Kota Kendari. Dia berharap seluruh pihak dan stakeholder terkait dapat bekerjasama untuk melakukan antisipasi banjir susulan yang akan terjadi di Butur serta beberapa wilayah lain di Bumi Anoa.

BMKG juga menegaskan jika hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi di Sultra hingga awal Juli 2018, akhir bulan Juli diperkirakan sudah masuk musim kemarau namun hal itu bisa saja berubah jika terjadi anomali cuaca.

Sebelumnya, tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Butur membuat sungai di wilayah tersebut meluap. Akibatnya, 60 rumah di Desa Wantulasi Kecamatan Wakorumba Utara (Wakorut) terendam banjir sekitar pukul 15.00 WITA, pada Jumat (22/6/2018) lalu.

Air yang berasal dari bagian hulu, tepat di belakang dan melalui Desa Wantulasi meluap, sehingga menyebabkan terjadinya banjir. Tak haya merendam rumah, luapan sungai itu juga menyeret satu orang warga setempat. (B)

 


Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib