iklan zonasultra

Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Lubang Galian Bekas Pembuatan Batu Merah

Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Lubang Galian Bekas Pembuatan Batu Merah

Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Lubang Galian Bekas Pembuatan Batu MerahBOCAH TEWAS – Seorang bocah berusia enam tahun di desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabuapaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tewas setelah tenggelam dalam lubang bekas galian lubang pembuatan batu merah yang tidak jauh dari rumahnya, Jumat (9/6/2017). (Istimewa)

 

ZONASULTRA.COM, ANDOOLO – Seorang bocah berusia enam tahun di desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabuapaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tewas setelah tenggelam dalam lubang bekas galian lubang pembuatan batu merah yang tidak jauh dari rumahnya, Jumat (9/6/2017).

iklan zonasultra

Kabag humas Polres Konsel, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yusuf Muluk Tawang membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 13.00 siang tadi

“Menurut laporan yang kami terima dari pihak kepolisian sektor setempat. Anak yang meninggal ini bernama Bulan Ramadan,” kata Yusuf

Kronologinya, lanjut Yusuf, Korban bersama saudara kembarnya bernama Bintang Ramadan hendak bermain air di lubang bekas galian percetakan batu merah sedalam sekitar dua meter, namun saat melompat anak tersebut tenggelam dan tidak dapat berenang.

Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Lubang Galian Bekas Pembuatan Batu Merah

“Korban sempat dibawa ke puskesmas Lalowaru Kecamatan Moramo Utara kemudian dilarikan lagi ke Puskesmas Poasia Kota Kendari untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut, namun nyawanya tidak dapat tertolong,” ungkapnya

Lebih lanjut Yusuf mengatakan, saat ini korban telah dikebumikan di rumah duka di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara siang tadi.

Saat ini pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP)

“Sementara kepolisian disana telah memasang garis polisi (Poice line) di TKP dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat,” tutup Yusuf. (B)

 

Reporter : Erik Ari Prabowo
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib