iklan zonasultra

BP Jamsostek Bakal Akuisisi Seluruh Pekerja di Pulau Kabaena

BP Jamsostek Bakal Akuisisi Seluruh Pekerja di Pulau Kabaena
BP JAMSOSTEK- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan anggota komisi 3 mengenai implementasi kepersertaan angkatan kerja di Kabupaten Bombana, Senin (15/6/2020) kemarin. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) bakal mengakuisisi seluruh pekerja di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana.

Keinginan tersebut disampaikan Kepala BP Jamsostek Cabang Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhyiddin Dj setelah adanya pertemuan rapat dengar pendapat (RDP) bersama anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bombana, Senin (15/6/2020) kemarin.

RDP itu bertujuan bertujuan mendorong setiap pekerja di Kabupaten Bombana secara umum mendapatkan haknya untuk dilindungi BP Jamsostek.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bombana Ashari Usman menyampaikan bahwa saat ini masih ada pekerja yang belum mendapatkan haknya untuk dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Jumlahnya mencapai puluhan ribu.

“Kami sekarang sedang fokus untuk mendorong badan usaha agar pekerjanya dapat dilindungi oleh BP Jamsostek, terutama badan usaha di sektor pertambangan dan perkebunan di Pulau Kabaena,” ungkap Ashari seperti dalam rilis yang diterima zonasultra, Rabu (17/6/2020).

Kedua sektor tersebut merupakan sektor dengan risiko kecelakaan kerja yang besar sehingga wajib untuk dilindungi sesuai peraturan perundang-undangan. Sehingga pekerja dan keluarganya dapat terhindar dari risiko kemiskinan apabila terjadi risiko kerja kecelakaan atau meninggal dunia.

Hak perlindungan bagi pekerja tersebut merujuk kepada UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yaitu setiap tenaga kerja berhak untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial dan wajib didaftarkan oleh perusahaannya.

Khusus di Kabupaten Bombana angkatan kerja yang sudah dilindungi BP Jamsostek mencapai 2.390 orang dari 83 perusahaan.

Muhyiddin menambahkan pihaknya siap untuk menindaklanjuti hasil rapat tersebut dan berkomitmen akan melakukan kunjungan ke perusahaan di Bombana yang belum mendaftarkan pekerjanya, khususnya di Pulau Kabaena.

“Data pastinya pekerja dan perushaaan di sana kita masih tunggu data dinas terkait,” katanya. (b)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib