iklan zonasultra

Buka Lomba MTQ, Bupati Buton Ingatkan Juri Bertindak Adil

Buka Lomba MTQ, Bupati Buton Ingatkan Juri Bertindak Adil
Lomba MTQ - Bupati Buton, Samsu Abdul Umar Samiun saat membuka kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Buton ke-44, Senin (15/2/2016). Bupati mengingatkan para juri untuk bertindak adil. (Nanang/ZONASULTRA.COM).
Buka Lomba MTQ, Bupati Buton Ingatkan Juri Bertindak Adil
Lomba MTQ – Bupati Buton, Samsu Abdul Umar Samiun saat membuka kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Buton ke-44, Senin (15/2/2016). Bupati mengingatkan para juri untuk bertindak adil. (Nanang/ZONASULTRA.COM).

 

ZONASULTRA.COM, PASARWAJO – Pelaksanaan lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara hari ini, Senin (15/2/2016) dibuka secara resmi oleh Bupati Buton, Samsul Umar Abdul Samiun.

Dalam sambutannya, Umar Samiun mengingatkan para kafilah yang berlomba untuk selalu menjunjung tinggi profesional, sportifitas, bersih dan amanah.

iklan zonasultra

“Khususnya bagi para juri yang akan memimpin pertandingan, untuk bertindak adil dan tidak memihak pada salah satu kontingen saja,” tegas Umar Samiun.

Dia melanjutkan, MTQ kali ini akan menyeleksi qori dan qoria terbaik untuk mewakili Kabupaten Buton ke lomba MTQ lainnya, baik tingkat provinsi maupun nasional.

MTQ ke-44 ini dipusatkan diempat titik yaitu cabang MTQ dipusatkan di gedung serba guna Wakaka, cabang Sahril dipusatkan di Mesjid Raya Pasarwajo, cabang HAQ dipusatkan  di MAN Lasarwajo dan cabang cerdas cermat isi kandungan Al Quran dipusatkan di aula SMAN I Pasarwajo.

Salah seorang kafilah asal Kecamatan Kapontori La Ode Farihi mengatakan, kegiatan MTQ ini harus mengutamakan sportifitas dan kejujuran para juri.

“Kegiatan kali ini adalah untuk mencari bibit-bibit yang terbaik untuk mewakili Kabupaten Buton pada ajang MTQ tingkat provinsi Maret 2016 mendatang. Jadi kami berharap para juri untuk bertindak secara adil dan jujur,” kata dia.

MTQ ke-44 akan berlangsung dari 15 Februari hingga 21 Februari.

 

Penulis: Nanang Suparman
Editor: Jumriati

Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib