iklan zonasultra

Bupati Kolaka Utara Serahkan 188 SK ASN Baru

PENYERAHAN SK - Sebanyak 188 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi menerimah Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). SK diberikan langsung Oleh Bupati Kolaka Utara (Kolut) Nur Rahman kepada perwakilan CPNS di Lapangan Aspirasi Lasusua pada Senin (1/4/2019). (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Sebanyak 188 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi menerimah Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). SK diberikan langsung Oleh Bupati Kolaka Utara (Kolut) Nur Rahman kepada perwakilan CPNS di Lapangan Aspirasi Lasusua pada Senin (1/4/2019).

Bupati Kolut Nur Rahman mengatakan ASN baru itu nantinya akan menempati satuan kerja (satker) yang didaftar sesuai dengan formasinya masing masing di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada.

“Saya ucapkan selamat datang dalam dunia birokrasi untuk siap bekerja dengan niat yang ikhlas serta bertanggung jawab dalam tugas masing-masing nantinya,” Kata Nur Rahman dalam sambutannya.

(Baca Juga : Bupati Kolut Lantik 34 Pejabat Eselon II, III, dan Kepala Puskesmas)

Nur Rahman menjelaskan terkait 188 CPNS yang lulus pada 2018 di Kolut itu tidak ada campur tangan dari oknum tertentu yang memanfaatkan momen tersebut seperti minta sejumlah imbalan. Pihaknya akan menindaki secara langsung jika ada pelanggaran sehingga ia menjamin kelulusan CPNS itu murni atas kinerja sendiri.

“Kelulusan 188 CPNS di Kolut, dari total 204 kuota Kolaka Utara, ini merupakan hasil yang dilakukan secara objektif melalui tahap seleksi secara komputerisasi, kelulusan CPNS tersebut tidak ada campur tangan oleh siapapun,” tegas Nur Rahman.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Jumadil juga mengatakan ada 188 CPNS yang menerima SK pada pagi hari. Mereka adalah CPNS hasil rekrutmen formasi umum dan K2 yang digelar 2018 lalu.

“Dari total formasi Kuota untuk CPNS Kolut sebanyak 204 orang tahun 2018 lalu. Namun yang terisi hanya 188 orang, adapun tenaga teknis sebanyak 72 orang dan tenaga guru sebanyak 71 orang. Sisanya dari kesehatan sebanyak 45 orang, jadi masih ada kekurangan kuota kita sebanyak 16 orang,” tandasnya. (B)

 


Kontributor: Rusman
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib