Bupati Konut Ajak Mahasiswa Kembangkan Sektor Pertanian dan Perikanan

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruksamin
Ruksamin

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Bupati Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruksamin mengajak mahasiswa untuk mengembangkan sektor pertanian dan perikanan sebagai komoditi unggulan daerah.

Hal itu disampaikan Ruksamin dalam kuliah umum dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) di Gedung Islamic Center kampus itu, Jum’at (20/4/2018).

Didampingi Rektor UMK Muhammad Nur, Ruksamin membahas pengembangan sektor pertanian, perikanan dan ilmu kelautan sebagai basis pemberdayaan masyarakat untuk kesejehateraan.

Menurutnya, kondisi infrastruktur pada wilayah berkembang seperti Sultra ini masih kurang, khususnya terkait sarana dan prasarana penunjang dalam pemasaran hasil produksi bagi para petani dan juga nelayan.

“Masalah petani dan nelayan itu ada dua, yakni diagonal dan pemasaran. Kedua hal tersebut adalah masalah klasik dan untuk itu dibutuhkan para SDM yang terdidik, memiliki kualitas serta memberi solusi kedepan agar kedua hal itu bisa diselesaikan, termasuk untuk mencapai kesejahteraan,” katanya.

Dia menilai, petani dan nelayan lingkup Sultra tidak pernah berpikir bagaimana tentang kualitas, kuantitas maupun kontinuitas atas komoditi yang dihasilkannya.

(Baca Juga : Masyarakat Diajak Tingkatkan Perekonomian di Sektor Pertanian dan Kelautan, Bukan Tambang)

Dia menjelaskan, ketika ada orang yang ingin pesan satu ton ikan mujair, pasokannya hanya bisa memenuhi untuk kuota satu bulan saja. Setelah itu, tidak ada lagi.

Secara rinci ia menerangkan, kontinuitas adalah perkembangan yang berlangsung secara bertahap dan terus menerus. Inilah yang belum bisa diciptakan oleh para petani maupun nelayan yang ada di Sultra.

Dia berharap, setelah menjadi alumni dan kembali ke masyarakat, para mahasiswa ini bisa memberi solusi atas permasalahan tersebut ataupun masalah sosial lain yang terjadi di lingkungannya, sesuai bidangnya masing-masing. (B)

 


Reporter : Sri Rahayu
Editor : Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib