iklan zonasultra

Calon Haji Tertua di Kolaka 96 Tahun, Termuda 20 Tahun

Satu Jamaah Haji Busel Gagal Berangkat CJH JCH
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Sebanyak 485 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kolaka siap diberangkatkan pada musim haji 1440 Hijriah/2019 Masehi. Di antara seluruh jumlah JCH tersebut, terdapat jemaah yang diketagorikan JCH tertua dan JCH termuda.

Sesuai dengan data Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kolaka, JCH yang mencatatkan namanya sebagai JCH tertua adalah Andi Jawad Syeh Halil Matar. Ia lahir di Bone, 27 Januari 1923. Usianya saat ini 96 tahun 5 bulan 2 minggu 1 hari.

Baca Juga : Kisah Dukun Bayi di Busel, Naik Haji Setelah 30 Tahun Menabung

iklan zonasultra

Andi Jawad tinggal di Jalan Abadi Nomor 72, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka. Ia merupakan JCH penggabungan mahram. Perjalanannya untuk melakukan rukun Islam ke lima ke Tanah Suci Mekah didampingi oleh sang anak.

Sementara itu, nama JCH termuda adalah M Adyamri Hasmita Mustaming Nuru. Adyamri lahir di Lasarau, 10 Mei 1999. Usianya kini 20 tahun 2 bulan 1 hari. Warga Dusun V Lasarau, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka ini juga merupakan penggabungan mahram dengan orang tuanya (ayah).

“Kedua jemaah calon haji yang masuk ketegori paling muda dan tua itu adalah penggabungan mahram,” ujar Kepala Seksi Bidang PHU Kemenag Kolaka saat ditemui di kantornya, Kamis (11/7/2019).

Ia menjelaskan, JCH Kabupaten Kolaka sebanyak 413 orang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 28. Mereka bakal diberangkatkan ke Asrama Haji Sudiang, Makassar pada 25 Juli 2019. Sedangkan, JCH yang tergabung dalam kloter 30 sebanyak 72 orang diberangkatkan ke Embarkasi Makassar pada 27 Juli 2019.

“JCH kloter 30 yang berjumlah 72 orang setibanya di Makassar bergabung dengan JCH asal Sulawesi Selatan (Sulsel),” tambahnya.

Baca Juga : Biayai Transportasi Lokal Jemaah Calon Haji, Pemkab Kolaka Sediakan Rp600 Juta

Kata Alimuddin, pelepasan pemberangkatan JCH Kolaka dilakukan sehari sebelum berangkat ke Embarkasi Makassar, Sulsel. Mereka diberangkatkan melalui Bandara Sangia Nibandera, Tanggetada, Kolaka, menggunakan pesawat Trans Nusa dan Lion Air menuju ke Embarkasi Makassar.

“Setelah di Asrama Haji Sudiang, kemudian mereka langsung diberangkatkan ke Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi untuk selanjutnya melakukan seluruh rangkaian ibadah haji,” pungkasnya. (A)

 


Kontributor: Sitti Nurmalasari
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib