iklan zonasultra

Citilink Kendari Hadirkan Nuansa Ramadan di Pesawat

Citilink Kendari Hadirkan Nuansa Ramadan di Pesawat
CITILINK KENDARI - Managemen maskapai penerbangan Citilink Kendari menghadirkan nuansa ramadan di atas pesawat selama bulan puasa hingga jelang Idul Fitri tahun ini. (Ilham Surahmin/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Managemen maskapai penerbangan Citilink Kendari menghadirkan nuansa ramadan di atas pesawat selama bulan puasa hingga jelang Idul Fitri tahun ini.

Plh District Sales Manager Citilink Kendari I Dewa Dedi Baruna Yasa mengatakan, di bulan Ramadan ini, Citilink meluncurkan seragam baru bagi awak cabin. Salah satunya adalah seragam hijab.

Kemudian ada program takjil gratis di udara. Pembagian takjil ini berlaku pada jam penerbangan yang bersamaan dengan waktu berbuka puasa.

Pihaknya berharap dengan penggunaan seragam baru bisa menjadi semangat baru bagi cabin crew pesawat dan memberikan nuansa baru bagi pelanggan Citilink.

“Untuk seragam cabin crew nasional dan bukan pengkhususan karena season aja atau rute tertentu. Tapi di luar itu akan bisa ditemukan cabin crew Citilink yang berhijab,” ungkap Dewa kepada zonasultra.com melalui layanan WhatsApp, Kamis (24/5/2018).

Penerbangan Citilink melalui Bandara Halu Oleo saat ini masih berjalan normal dan belum ada perubahan atau pun penambahan jadwal baru. Meski demikian, prospek bisnisnya terus mengalami peningkatan.

Setiap bulan dari sisi seat load factor atau tingkat terisinya kursi pesawat setiap kali flight angkanya berada di 85 hingga 90 persen dari jumlah 180 seat all economy. Ada dua pesawat yang beroperasi yakni Airbus 320 dan 320 Neo.

Citilink saat ini melayani penerbangan Kendari-Makassar, Kendari-Surabaya via Makassar, Kendari-Jakarta via Makassar, dan Kendari-Yogyakarta via Makassar.

“Waktu jadwal penerbangan 2 kali sehari, pagi jam 09:20 WITA dan sore 16:10 WITA,” jelasnya.

Dewa menilai prosepk Citilink di Sultra ke depan dapat terus mengalami peningkatan apabila disinergikan dengan potensi yang ada di daerah seperti sektor pariwisata.

Jika potensi wisata dan sarana prasarana penunjang wisatanya bisa dimaksimalkan, otomatis akan banyak wisatawan berkunjung ke Sultra.

“Rencana pembukaan rute baru untuk saat ini belum ada. Kami sedang fokus dengan rute yang ada saat ini biar lebih maksimal,” tukasnya. (B)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib