Daftar SBMPTN, Calon Mahasiswa Baru Tidak Perlu Bayar Lagi

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Ruslin Hadanu
Ruslin Hadanu

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Calon mahasiswa baru tidak perlu lagi membayar saat melakukan pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Ruslin Hadanu mengatakan, peserta tes UTBK yang ingin lanjut di USN Kolaka hanya perlu mendaftar SBMPTN pada program studi pilihannya.

“Mereka tinggal mendaftar di USN Kolaka, dan mendaftarnya sudah gratis karena sudah membayar di UTBK sebesar Rp200 ribu,” ungkapnya ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/4/2019).

Namun peserta yang tidak mengikuti tes UTBK, tidak bisa masuk PTN melalui jalur SBMPTN. Mereka hanya bisa masuk melalui jalur SMMPTN yang akan dibuka pendaftarannya setelah SBMPTN selesai. Sebab, syarat masuk SBMPTN pendaftar harus memiliki nilai UTBK.

(Baca Juga : Penerimaan Mahasiswa Baru Tidak Bergantung Lokasi Tes UTBK)

“Tapi itu sudah terbatas, dan untuk mendapatkan program bidikmisi sudah agak susah,” jelasnya.

Dijelaskan Ruslin, peserta yang telah mengikuti UTBK tinggal mendaftar secara online pada jalur SBMPTN pada 10 – 24 Juni 2019. Kemudian pihaknya akan merangking pendaftar di kampus tersebut sesuai dengan kuota yang ditetapkan. Nantinya, pengumuman disampaikan pada 9 Juli 2019.

“Jadi mereka tidak tes lagi, hanya akan dirangking menggunakan nilai UTBKnya. Dengan nilainya dia bisa mengukur kemampuan dirinya,” tambah dia.

Untuk itu, calon mahasiswa baru harus memperoleh nilai tertinggi pada tes UTBK. Ada dua kali kesempatan tes diberikan, sehingga, bila merasa nilainya kurang maksimal maka bisa mengikuti tes lagi. Namun, bila hanya mengikuti satu kali tes, maka calon mahasiswa baru tersebut harus memperoleh nilai tertinggi.

Jelasnya, USN Kolaka belum menetapkan passing grade seperti kampus besar lainnya semisal UGM. Kata dia, passing grade ditentukan setelah ada pendaftar pada program studi di USN Kolaka. Menurutnya, USN belum melaksanakan aturan yang ketat seperti penetapan passing grade.

Misal, program studi administrasi kuota yang diterima 80 orang, pihaknya akan merangking pendaftarnya. Dan yang menjadi urutan terakhir setelah memenuhi kuota, maka nilai itulah yang menjadi passing gradenya.

“Mungkin berlaku passing grade kalau pendaftarnya dari luar. Kalau asalnya dari Kolaka kita tidak bisa menentukan passing grade. Karena kampus ini ada untuk orang-orang di sini,” pungkasnya. (a)

 


Kontributor : Sitti Nurmalasari
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib