iklan zonasultra

Dandim 1412 Kolaka Tantang Generasi Muda Buat Makanan Olahan dari Cokelat

Dandim 1412 Kolaka Tantang Generasi Muda Buat Makanan Olahan dari Cokelat
FOTO BERSAMA - Dandim 1412 Kolaka, Letkol Inf. Risa Wahyu Pudji Setyawan, Bupati Kolaka, Ahmad Safei, Rektor USN Kolaka, Azhari berfoto bersama saat menghadiri acara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Mako Kodim 1412 Kolaka, Rabu (28/10/2020). (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1412 Kolaka, Letkol Inf. Risa Wahyu Pudji Setyawan menantang generasi muda di Kabupaten Kolaka untuk membuat makanan olahan dari bahan dasar cokelat atau olahan biji kakao.

Risa menjelaskan Kabupaten Kolaka dikenal sebagai daerah penghasil cokelat terbesar di Sultra. Namun, selama bertugas di jazirah barat Sultra selama sebulan lebih, ia belum pernah sekalipun menikmati cokelat hasil dari proses pengolahan biji kakao produksi petani setempat.

Iklan Zonasultra

Menurutnya, belum ada masyarakat yang mengolah dan memproduksi makanan olahan cokelat. Padahal, dengan potensi tersebut masyarakat dapat menciptakan suatu produk makanan olahan cokelat yang bisa menjadi suvenir khas Bumi Mekongga.

Berangkat dari itu, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kodim 1412 Kolaka menggelar lomba pengolahan berbahan dasar cokelat di Mako Kodim 1412 Kolaka, Rabu (28/10/2020). “Lomba ini diikuti oleh pelajar, mahasiswa, dan organisasi pemuda di wilayah Kabupaten Kolaka,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan lomba membuat makanan olahan berbahan dasar cokelat dimaksudkan agar generasi muda di Bumi Mekongga bisa termotivasi untuk mengolah dan memproduksi cokelat atau olahan biji kakao menjadi makanan olahan. “Sehingga pada saat kita ditanya masyarakat di luar Kolaka, mau kemana? Ke Kolaka. Jangan lupa cokelatnya yah. Jadi ini yang ingin kami coba kembangkan bersama generasi muda,” jelasnya.

Pihaknya pun berupaya memfasilitasi generasi muda dengan pihak-pihak yang memiliki atensi terhadap potensi tersebut agar memberikan dukungan. Diharapkan ke depan, dengan motivasi tersebut generasi muda bisa membangun rumah cokelat pertama di Kolaka, termasuk membuat mesin pengolah biji kakao untuk home industri.

Salah satu peserta, Hesti Wulan mengatakan dengan adanya pengolahan cokelat bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat di luar Kabupaten Kolaka. Tak hanya mengunjungi objek wisata di Kolaka, masyarakat juga bisa membeli makanan olahan dari cokelat.”Produksi biji kakao oleh petani di sini tidak lagi di ekspor ke luar. Kita bisa memproduksi biji kakao hingga menjadi cokelat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kodim 1412 Kolaka juga menggelar lomba melukis masker. Peserta ditantang untuk menuangkan ide dan kreativitasnya sesuai dengan tema bersama kita bisa, bersatu untuk bangkit. Kegiatan melukis masker ini merupakan bagian dari kampanye penggunaan masker untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Agar masyarakat bisa menjadikan masker ini bagian dari gaya berbusananya sehari-hari. Karena itu juga bagian dari protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jadi kalau di luar rumah selalu bawa masker,” tambahnya.

Dengan menggandeng Universitas Sembilanbelas November (USN) dan Pemerintah Kabupaten Kolaka, Kodim 1412 Kolaka membagikan paket sembako untuk masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah. Dalam pelaksanaannya, peserta tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. (a)

 


Reporter : Sitti Nurmalasari
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib