iklan zonasultra

Dapat Tambahan Mesin, PLN Kolut Upayakan Tak Ada Lagi Pemadaman Bergilir

Dapat Tambahan Mesin, PLN Kolut Upayakan Tak Ada Lagi Pemadaman Bergilir
PLN KOLUT - Perusahaan Listrik Negara (PLN)(Persero) Rayon Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Telah melakukan Penambahan Satu Unit mesin Pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Lanipa-nipa Kecamatan Lasusua untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah itu sehingga di pastikan tidak akan ada lagi pemadaman listrik bergilir. (Rusman/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, LASUSUA – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menambah satu unit mesin pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Lanipa-nipa, Kecamatan Lasusua guna memenuhi kebutuhan listrik di wilayah itu.

Suvervisor Teknik PLN Rayon Kolut Muh. Irwan mengatakan, saat terjadi defisit daya listrik di Kolut beberapa waktu lalu, PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir di setiap kecamatan dengan intensitas waktu beban puncak pada malam hari mulai pukul 17.00 hingga pukul 24.00 Wita.

Dengan adanya penambahan satu unit mesin yang didatangkan dari Mowewe, Kolaka Timur (Koltim) berkapasitas 500 MW ini Irwan berharap tidak ada lagi pemadaman bergilir ke depannya.

iklan zonasultra

Baca Juga : Ruas Jalan di Kolut Rusak Parah, Satu Kecamatan Terancam Terisolir

“Mesin dari Mowewe datang sebelum lebaran dan sekarang sudah operasi. Semoga ke depannya tidak ada lagi pemadaman bergilir,” kata Irwan dihubungi, Senin (17/6/2019).

Sejak beroperasinya mesin tambahan, kata Irwan, saat ini PLN Kolut surplus daya sekitar 200 KW dengan total delapan mesin yang beroperasi.

Namun, karena ada pergantian tiang listrik sehingga sewaktu-waktu listrik bisa padam tiba-tiba. Pelanggan PLN diharapkan memaklumi kondisi tersebut.

Meski mesin pada pembangkit telah pulih, Irwan juga berharap ke depannya tidak ada lagi kendala karena pihaknya terus melakukan perbaikan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan listrik warga Kolut. (b)

 


Kontributor: Rusman
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib