Delapan Warga Wangi-wangi Terserang DBD

petugas fogging - saat melakukan fogging dipemukiman warga
petugas fogging - saat melakukan fogging dipemukiman warga
petugas fogging - saat melakukan fogging dipemukiman warga
DBD : Petugas saat melakukan fogging dipemukiman warga yang menjadi penyebaran demam berdarah. (Nova Ely Surya/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, WANGI-WANGI – Sebanyak delapan orang warga Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) terserang demam berdarah dangue (DBD) hingga mendapatkan perawatan intensif dari rumah sakit maupun puskesmas setempat. Para penderita DBD ini merupakan anak-anak dan balita.

Kondisi ini membuat warga setempat mulai resah sehingga meminta Dinas Kesehatan Wakatobi segera turun tangan melaksanakan fogging atau pengasapan di titik yang menjadi penyebaran demam berdarah.

kabid P2M Dinkes Kabupaten Wakatobi Mauwi
Kabid P2M Dinkes Kabupaten Wakatobi, Mauwi

Dinas kesehatan langsung melakukan fogging di area yang dicurigai merupakan tempat bersarangnya nyamuk aedes aegypti penyebab terjadinya DBD. Sebelumnya hal serupa juga pernah dilakukan di Pulau Tomia dengan kasus yang sama.

Kabid P2M Dinas Kesehatan Wakatobi Mauwi kepada warga menegaskan agar etap mengedepankan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M (mengubur, menutup dan menguras) tempat penampungan air. Sebab, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa yang sudah terbang, tidak dengan jentik nyamuk yang berkembang biak pada tempat tergenangnya air, peran aktif masyarakat cukup membantu dalam penanganan DBD,” tukasnya.

‘’Kami berharap masyarakat aktif, melaporkan kendati gejala klinis sekecil apapun dan hingga saat ini kami berupaya untuk melakukan pencegahan,’’ tegasnya. (C)

 

Reporter : Nova Ely Surya
Editor : Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here