Demo HMI dan Penjual Ikan di Wakatobi, Bentrok dengan Aparat Keamanan

Demo HMI dan Penjual Ikan di Wakatobi, Bentrok dengan Aparat Keamanan
UNJUKRASA - Aparat Satpol PP dan Polres Wakatobi membubarkan paksa unjukrasa yang digelar oleh HMI dan para penjual ikan di kantor bupati, (28/8/2017). Sebagaian pengunjukrasa diboyong ke Mako Polres Wakatobi guna mengihandari hal-hal yang tidak diinginkan. (Nova Ely Surya/ZONASULTRA.COM)

Demo HMI dan Penjual Ikan di Wakatobi, Bentrok dengan Aparat Keamanan UNJUKRASA – Aparat Satpol PP dan Polres Wakatobi membubarkan paksa unjukrasa yang digelar oleh HMI dan para penjual ikan di kantor bupati, (28/8/2017). Sebagaian pengunjukrasa diboyong ke Mako Polres Wakatobi guna mengihandari hal-hal yang tidak diinginkan. (Nova Ely Surya/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, WANGI-WANGI – Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) yang tegabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Wakatobi dan Ibu-ibu penjual ikan di pasar sentral kabupaten Wakatobi gelar unjukrasa di depan kantor bupati Wakatobi berakhir bentrok dengan pihak Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) daerah setempat, Senin (28/8/2017).

Kejadian tersebut dipicu adanya permintaan pihak pengunjukrasa yang seolah tidak ditanggapi pihak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan hering, guna menyikapi adanya berbagai persoalan yang telah terjadi di Wakatobi seperti terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan adanya isu ikan beracun yang membuat resah masyarakat untuk mengonsumsi ikan.

Dalam orasinya, kordinator massa Adianto meminta Pemda Wakatobi agar secepatnya menyelesaikan dua isu sentral yang terjadi di Wakatobi itu.

Kata dia, kelangkaan BBM dan ikan beracun tersebut sangat merugikan masnyakat nelayan dan konsumen.

“Siapa yang meracun ikan dan siapa yang di racuni ataukah laut Wakatobi yang terkenal dengan kekayaanya ini sudah tercemar oleh zat-zat beracun,” kata Adianto saat berorasi dipelataran Kantor Bupati Wakatobi.

Merasa aspirasai mereka tak ditanggapi, masa aksi pun memaksa menerobos kantor Sekretariat Daerah dengan mendorong pagar yang dijaga ketat oleh pihak keamanan.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Buntutnya, aparat Satpol PP dan Polres Wakatobi membubarkan paksa aski itu. Sebagaian pengunjukrasa diboyong ke Mako Polres Wakatobi guna mengihandari hal-hal yang tidak diinginkan. (C)

 

Reporter : Nova Ely Surya
Editor: Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here