iklan zonasultra

Demo Turunkan Kades di Muna, Massa Bentrok dengan Satpol PP

Demo Turunkan Kades di Muna, Massa Bentrok dengan Satpol PP
BENTROK - Ratusan massa aksi yang menuntut Kades Korihi dicopot bentrok dengan Satpol PP, Kamis (2/7/2020). (Nasrudin/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, RAHA – Demonstrasi menuntut Kepala Desa (Kades) Korihi, Kecamatan Lohia di Kantor Bupati Muna, berujung bentrok, Kamis (2/7/2020). Massa aksi yang mengaku berasal dari masyarakat Desa Korihi itu, memaksa masuk di halaman kantor bupati yang dihalau oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Baru beberapa menit orator massa menyampaikan tuntutannya, adu mulut pun terjadi. Kontak fisik pendemo dengan aparat tak terelakkan, bentrok pun seketika pecah.

Iklan Zonasultra

Massa aksi langsung berhamburan menyelamatkan diri, orator yang sementara berada di atas kendaraan langsung diturunkan dan mengalami luka di bagian pelipis mata dan mulut.

Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Muna, Asgar Arianto mengaku pihaknya sudah menjalankan tugas sesuai dengan protokol pengamanan.

Demo Turunkan Kades di Muna, Massa Bentrok dengan Satpol PP

Pihaknya, sebelumnya sudah meminta pendemo untuk menyerahkan surat izin, namun permintaan itu tidak diberikan oleh pendemo.

“Kita sudah koordinasi dengan kepolisian mereka (pendemo) tidak memiliki surat izin, makanya kami bubarkan,” terang Asgar.

Selain itu kata Asgar, massa memaksa masuk sementara mereka enggan melakukan komunikasi. “Kita izinkan masuk tapi hanya perwakilan saja. Tapi mereka tidak mau dan memaksa masuk. Jadi kami bubarkan,” tegasnya.

Sementara itu, koordinator aksi, Laode Ilham Malik mengaku sebelumnya pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi ke polres setempat. “Kita turun ini, sudah layangkan surat pemberitahuan aksi ke Polres. Jadi tidak mesti ada surat izin,” ungkapnya.

Pantauan awak zonasultra.com, sejumlah pendemo mengalami luka-luka karena kontak fisik dengan petugas Satpol PP. Saling kejar terjadi, dan pendemo perempuan histeris dan berhamburan.

Pihak kepolisian dari tim pengendali massa langsung mengamankan bentrok. Massa dipaksa mundur dan memerintahkan Satpol PP untuk tak tersulut. (*)

 


Kontributor: Nasrudin
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib