iklan zonasultra

Dinas PPPA Konut Lakukan Pendampingan Pulihkan Trauma Korban Banjir

Dinas PPPA Konut Lakukan Pendampingan Pulihkan Trauma Korban Banjir
PENDAMPINGAN-Kepala Dinas PPPA Konut, Martina bersama jajarannya saat menjenguk langsung para korban banjir di pengungsian memberikan motivasi, edukasi untuk terus semangat menjalani hidup.(Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Upaya pendampingan untuk memulihkan rasa trauma para korban banjir di wilayah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Juni 2019 lalu menjadi salah prioritas utama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Konut.

Kepala DPPPA Konut Martina mengatakan, pengawalan dan dukungan kepada ratusan warga yang tertimpa bencana alam itu semata-mata memberikan dukungan dan motivasi agar tetap semangat menjalani hidup.

“Selain pembangunan tempat tinggal untuk mereka (korban banjir) yang terus dikawal oleh pimpinan daerah, kami juga intens melakukan pedampingan terutama kepada anak-anak dan perempuan. Kami turun langsung ke lapangan melihat dan memantau kondisi mereka, mulai dari makanannya, kesehatan sampai pendidikannya,” kata Martina, Jumat (1/11/2019).

iklan zonasultra

Diterangkan, pendampingan dilakukan bukan hanya sekadar turun bercakap dan bertatap muka aja, tetapi juga melakukan pendataan terkait kebutuhan yang diperlukan para korban banjir. Laporan yang telah diperoleh juga langsung dikoordinasikan ke pimpinan daerah.

(Baca Juga : DPPPA Konut Turun Lapangan Kawal Kasus KDRT di Kepolisian)

“Seperti persoalan kebutuhan anak-anak sekolah, dari hasil pendataannya kami teruskan ke dinas pendidikan untuk sama-sama kita mencarikan solusi membantu mereka memperoleh pendidikan yang layak. Selain itu, kami juga koordinasi ke dinas kesehatan dengan tujuan mendapatkan pelayanan melindungi dari segala penyakit serta memperoleh kebutuhan gizi yang cukup,” bebernya.

Dia menambahkan, dari hasil pemantauan di lapangan kondisi para korban dalam keadaan baik, kebutuhan makanan serta air bersih terus diupayakan pemerintah setempat.

Sedangkan untuk rumah hunian sementara (huntara) di beberapa lokasi seperti Puusuli, Puuwonua dalam proses penyelesaian dan untuk yang lainnya dalam tahap pembangunan. (b)

 


Reporter: Jefri Ipnu
Editor: Jumriati
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib