Honda

Dirjen Perkebunan Apresiasi Pemkab Kolaka

Pemerintah Kabupaten Kolaka
Pemerintah Kabupaten Kolaka

ZONSULTRA.COM, KOLAKA – Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka atas dukungannya menjadi mediator permasalahan petani melalui Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) Kolaka.

Tim Dirjen Perkebunan, Dafid Manganta mengatakan, dirinya bangga karena Pemkab Kolaka mampu mempertahankan LEM untuk menwujudkan petani mandiri, cerdas yang akan bermuara pada kesejahteraan petani.

“Saya bangga sama Pemkab Kolaka atas konsistensinya, menjaga petani kita melalui LEM ini,” ungkap Dafid dalam kunjungannya di Kolaka, Senin (29/10/2018).

iklan zonasultra

Pemerintah pusat melalui Dirjen Perkebunan saat ini tengah mengembangkan sejumlah program yakni, pola pengembangan kawasan perkebunan, penguatan kelembagaan petani, kemudian desa mandiri benih serta pengutan produksivitas.

Terkhusus untuk penguatan lembaga tak terlepas dari peningkatan LEM itu sendiri. Lembaga ini nantinya memiliki peran menguatkan pelaksanaan program tersebut kepada para petani.

“Dengan adanya kelembagaan baik dan benar, dapat menjadi solusi petani dalam membangun hubungan antara petani dengan beberapa sektor terkait. Saya berharap, jumlah LEM di Kolaka bertambah banyak,” pungkasnya.

Asisten I Setda Pemkab Kolaka Muh. Bakri menyampaiakan apresiasinya atas partisipasi masyarakat yang terlibat di lembaga tersebut dan ikut mengembangkan ekonomi kerakyatan.

“Harapan saya, kegiatan yang berlangsung bisa menjadi motivasi, khusunya kelompok tani dan kelembagaan yang ada di pedesaan,” jelasnya.

Bakri menilai, Kabupaten Kolaka berpeluang menciptakan ekonomi kerakyatan. Misalnya dengan adanya LEM untuk menyelesaikan permasalahan pertanian tingkat bawah.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka, Muh. Darwis memaparkan LEM Kolaka terbentuk sejak 2009 silam dan hingga kini masih eksis di wilayah setempat. Lembaga tidak sebatas di tingkat kecamatan, namun desa, serta jumlahnya lebih dari satu.

“Untuk saat kini 12 LEM di Kolaka dari Kecamatan Toari hingga Iwoimendaa, bahkan di beberapa desa LEM bukan hanya satu kelompok, ada sampai tiga kelompok. Alhamdulilah LEM di Kolaka masih konsisten sesuai dengan tujuan awal,” pungkasnya. (B)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Abdul Saban

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib