Honda

Disambangi Mahasiswa, Sejumlah Staf DPRD Sultra Lari Berhamburan

Disambangi Mahasiswa, Sejumlah Staf DPRD Sultra Lari Berhamburan
DEMO - Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Sukarman saat mengajak puluhan mahasiswa duduk lesehan di depan kantor Sekretariat DPRD Sultra, Kamis (3/10/2019). (Ramadhan Hafid/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan diri Jong Celebes, mendatangi kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (3/9/2019).

Kedatangan puluhan mahasiswa ini membuat sejumlah staf Sekretariat DPRD Sultra lari berhamburan. Pantauan jurnalis zonasultra.com, beberapa staf DPRD Sultra keluar mengamankan diri beserta kendaraannya.

Hendra, salah satu staf mengatakan, dirinya lari mengamankan kendaraannya karena takut terjadi kembali demonstrasi seperti pada hari Kamis 26 September yang lalu. Sejumlah motor staf DPRD Sultra dibakar massa aksi yang menolak sejumlah revisi RUU dan UU KPK.

iklan zonasultra

“Saya lari amankan kendaraan, jangan sampai demonstrasi ricuh seperti demonstrasi 26 September yang lalu,” ungkapnya.

(Baca Juga : Demo Mahasiswa di Kendari, Kantor DPRD Sultra Dibakar)

Mahasiswa mendatangi kantor DPRD Sultra untuk menyerukan kepada pihak DPRD agar menyampaikan aspirasi mereka ke DPR RI untuk segera mencabut beberapa Rancangan Undang-Undang (RUU) yang rencananya akan disahkan.

”Cabut RKUHP, cabut RUU Pertanahan dan UU KPK,“ kata jenderal lapangan Jong Celebes La Ode Ilham Malik.

Kata Ilham, jika RUU atau UU KPK tidak segera dicabut, situasi politik bangsa akan menurun, memberi tekanan pada inflasi ekonomi, dan ketidakseimbangan sosial, serta menimbulkan beberapa gejolak di berbagai wilayah di Indonesia.

Aksi puluhan mahasiswa ini langsung ditemui oleh Ketua Komisi III DPRD Sultra, Sukarman. Ia langsung mengajak massa aksi duduk lesehan di depan kantor Sekretariat DPRD.

(Baca Juga : Demonstrasi Mahasiswa Bentrok dengan Polisi, Gedung DPRD Sultra Hancur)

Menyikapi aksi tersebut, Sukarman pun menolak kesepahaman untuk menyetujui revisi UU KPK dan RKUHP.

“Karena revisi UU KPK dan RKUHP banyak yang tidak sesuai, maka kami mendukung aspirasi mahasiswa,” ujar politikus PAN ini.

Aspirasi mahasiswa ini langsung dibuatkan surat oleh pihak DPRD Sultra, dan disaksikan oleh massa aksi. Kata Sukarman setelah diteken, surat ini akan ditembuskan ke DPR RI dan Menteri Sekretaris Negara.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Sukarman, puluhan massa aksi langsung membubarkan diri dengan tertib. (a)

 


Kontributor: Ramadhan Hafid
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib