Dituding Lakukan Money Politik, Rumah Relawan ADP Didatangi Massa yang Membawa Sajam

Kepala Kepolisian Sektor Kema Raya, IPTU Fajar.
Kepala Kepolisian Sektor Kema Raya, IPTU Fajar.

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Dituding telah melakukan praktek money politik, rumah Rusli (36) yang merupakan relawan pasangan calon yang beralamat di Jalan Mohammad Hatta, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, didatangi massa yang berjumlah 30 orang.

Kepala Kepolisian Sektor Kema Raya, IPTU Fajar.
Iptu Fajar

Kepala Kepolisian Sektor Kemaraya, Iptu Fajar mengatakan, kejadian ini murni pengancaman karena massa yang mendatangi rumah korban, Rusli, tidak bisa menunjukkan bukti terkait tudingannya.

“Rusli ini adalah tim relawan ADP dan SUL,” kata Fajar di Polsek Kemaraya, Selasa (14/2/2017) siang.

Fajar menjelaskan, awalnya sekitar pukul 13.00 Wita, Selasa (14/2/2017), kediaman Rusli didatangi sejumlah massa. Saat itu Rusli sedang makan siang. Tiga orang dari massa tersebut tiba-tiba masuk menghampiri Rusli sambil menuding bahwa Rusli telah membagikan uang kepada masyarakat untuk mengarahkan pilihannya ke salah satu pasangan calon.

“Pengakuan Rusli, masyarakat yang datang ini dilengkapi dengan senjata tajam seperti parang dan keris,” tambah Fajar.

Lanjutnya, Hamka (41) kakak dari Rusli, yang melihat kejadian tersebut langsung melapor ke Polsek Kemaraya. Setelah petugas kepolisian mendatangi TKP, Hamka sempat dipukul oleh salah satu massa dan mengenai bagian wajah Hamka.

Baca Juga : Dugaan Money Politik, Panwaslih Kendari Amankan Seorang PNS

“Menurut keterangan korban, sebagian massa yang mendatangi rumahnya itu adalah warga Gunung Jati,” terang Fajar.

Saat ini tiga orang dari massa yang melakukan pengancaman tersebut telah diamankan di Polsek Kema Raya. Salah satunya diketahui bernama La Kep yang merupakan warga Gunung Jati.

Kasus ini sementara dalam penyelidikan, namun Fajar menegaskan jika kasus ini murni pengancaman. (B)

 

Reporter : Lukman Budianto
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here