iklan zonasultra

DPRD Minta Pemda Konut Terus Kawal Mahasiswa di China

Ketua DPRD Konut Ikhbar
Ikhbar

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Mewabahnya virus corona di Kota Wuhan, China menarik perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sutra).

Pasalnya, di Negeri Tirai Bambu itu terdapat 10 mahasiswa asal Konut yang tengah menempuh kuliah kedokteran melalui beasiswa pendidikan. Lembaga legislatif itu meminta Pemda Konut terus mengawal keberadaan para mahasiswa asal Bumi Oheo tersebut.

Baca Juga : Mahasiswa Asal Konut di China Aman dari Virus Corona

iklan zonasultra

“Kami terus berdoa dan berharap kondisi para mahasiswa yang lagi kuliah di China dalam keadaan baik. Dan kami meminta pemerintah melalui dinas pendidikan selaku penanggung jawab agar terus mengawal dan memberikan perlindungan kepada mereka (mahasiswa),” kata Ketua DPRD Konut Ikhbar saat dikonfirmasi, Minggu (2/2/2020).

Dikatakan, dari laporan yang diperoleh hingga saat ini para mahasiswa asal Konut di China dalam keadaan baik. Meski begitu, pihaknya berharap agar pemerintah setempat tidak lengah serta terus membangun koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan keadaan para mahasiswa.

“Kami apresiasi gerakan pemerintah yang cepat mengantisipasi kondisi para mahasiswa sehingga sampai saat ini dalam kondisi sehat dan masih melanjutkan perkuliahan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konut Lapeha memastikan para mahasiswa aman dari virus corona.

Pihaknya juga terus melakukan koordinasi ke Rektor Institute sebagai lembaga kerja sama dan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di China untuk memastikan kemanan para mahasiswa.

“Alhamdulillah seluruh mahasiswa kami yang sekolah di China dipastikan aman dari virus corona dan sehat-sehat semua. Kami intens komunikasikan baik soal kesehatannya maupun ketersediaan makannya,” terangnya.

Lapeha juga menegaskan bahwa informasi mengenai para mahasiswa terisolasi, terkontaminasi virus corona, dan kehabisan stok makanan di China tidak benar.

“Semua aman, para mahasiswa tinggal di asrama dan masih menjalankan perkuliahan, tidak ada dikarantina atau terisolasi. Stok makanan tersedia, tidak ada kehabisan. Kami terus awasi itu,” tegasnya.

Baca Juga : Virus Corona Serang China, Ruksamin Desak KBRI Segera Pulangkan 10 Mahasiswa Asal Konut

Dia menambahkan, jika keadaan genting maka pihaknya akan memulangkan para mahasiswa.

Dari laporan terakhir yang diterimanya saat ini ada tujuh mahasiswa Konut yang aktif mengikuti perkuliahan di China. Sedangkan 3 orang lainnya telah kembali ke tanah air (Indonesia) karena selain kekhawatiran orang tua mahasiswa, juga karena dalam tahap masa liburan. (b)

 


Reporter: Jefri Ipnu
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib