iklan zonasultra

DPRD Sultra Sesalkan Oknum TNI AL Siksa Dua Anak di Bawah Umur

Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Endang
Muhammad Endang

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Endang menyesalkan tindakan arogansi dan main hakim sendiri oknum TNI Angkatan Laut (AL) Serma A terhadap dua orang anak di bawah umur di Kota Kendari, FRM (14) dan ZF (14).

FRM (14) dan ZF (14) mengalami penyiksaan oleh oknum anggota TNI AL berinisial A. Usai disiksa, dua remaja itu ditelanjangi di depan umum sambil diikat di pohon serta ditahan di POM AL selama satu malam, Kamis (14/5/2020).

Iklan Zonasultra

Endang sesalkan kejadian tersebut. Apalagi kedua remaja itu masih di bawah umur dan saat situasi pandemi (Covid-19) serta di bulan Ramadan.

“Harusnya kalau memang mereka diduga mencuri dilaporkan dan diserahkan kepada polisi sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Muhammad Endang melalui pesan WhatsApp, Jumat (22/5/2020).

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, tidak ada kewenangan oknum TNI AL memproses hukum warga sipil. Apalagi langsung divonis dan ditindaki seperti idiikat dan difoto-foto. Menurut dia, insiden semacam ini sudah kali kedua terjadi. Terakhir, kejadian soal kasus tanah di Kolaka.

Dia meminta pelaku penyiksaan diusut tuntas. Endang mengingatkan, peristiwa reformasi Mei 1998, satuan TNI yang paling dicintai rakyat, khususnya mahasiswa, saat itu adalah AL khususnya marinir. Dia tidak menginginkan kejadian ini merusak citra dan wajah institusi TNI AL karena hanya kelalaian oknum.

“Jadi, saya minta Mabes AL mengevaluasi kejadian ini agar tidak boleh terulang lagi di masa yang akan datang. Oknum AL harus memberi contoh dan menjunjung tinggi supremasi hukum,” kata Muhammad Endang. (b)

 


Kontributor: Fadli Aksar
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib