iklan zonasultra

Dua Kelompok Pelajar di Kendari Nyaris Bentrok

Dua Kelompok Pelajar di Kendari Nyaris Bentrok
PELAJAR - Dua kelompok pelajar dari dua sekolah yang berbeda nyaris terlibat bentrok, Selasa (13/8/2019). Beruntung anggota polisi Polres Kendari berhasil menggagalkan aksi tersebut. (Fadli Askar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Dua kelompok pelajar dari dua sekolah yang berbeda nyaris terlibat bentrok. Beruntung anggota polisi Polres Kendari berhasil menggagalkan aksi tersebut.

Kepala Polsek Baruga AKP Sri Endang membenarkan kejadian itu. Pihaknya telah mengumpulkan para siswa tersebut di Mapolsek Baruga dan memanggil orang tua para pelajar itu.

“Lima orang yang kami amankan di kantor (Mapolsek Baruga). Kami memanggil orang tua mereka untuk dilakukan pembinaan,” katanya saat dikonfirmasi via whatsapp.

iklan zonasultra

Informasi yang dihimpun Zonasultra.com aksi pelajar dari SMK 2 Kendari dengan SMK 1 Kendari ini terjadi Selasa (13/8/2019) di seputaran ruas jalan Ahmad Yani.

Salah satu saksi mata, Lena, sempat melintasi jalur tersebut menuju Jalan Mekar. Dia melihat banyak kerumunan siswa SMK 2 Kendari di bahu jalan. Aksi kerumunan para pelajar membuat arus lalu lintas tersendat. Lena sempat menegur para siswa tersebut agar tidak menutupi jalur mototnya, namun dibalas dengan bentakkan.

(Baca Juga : Salah Paham, Dua Kelompok Siswa di Muna Bentrok)

“Mereka bilang ‘apako, apako’, lalu pukul-pukul mobil angkutan kota (Angkot) minta sopir turunkan siswa SMK 1 yang diangkut di dalam mobil. Kondisi jalan sempat macet tadi,” beber Lena saat ditemui di lokasi kejadian.

Saksi mata lain, Samsiah, warga lorong Mekar, mengatakan melihat puluhan siswa SMK 2 Kendari masuk berkumpul di dalam lorong Mekar. Dia pun mengabadikan aksi para pelajar itu menggunakan telepon selulernya. Para pelajar yang sadar tertangkap kamera akhirnya menghindar ke gang sempit.

“Saya heran kenapa ramai-ramai, sempat saya tanya, katanya mau tawuran dengan dengan anak SMK 1. Mereka naik ke atas menunjuk gang sempit. Memang mereka sering kumpul di sini, tapi tidak seperti biasanya banyak begini,” ujarnya.

Tak lama, kata Samsiah aparat kepolisian dari Polres Kendari datang menggunakan mobil patroli. Mereka juga, sempat diacungi jari tengah ketika melintas, seketika anggota polisi itu mengejar puluhan pelajar tersebut. (c)

 


Reporter : Fadli Askar
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib