Dua Komisi DPRD Konut Soroti Pembahasan RAPBD

Dua Komisi DPRD Konut Soroti Pembahasan RAPBD
PARIPURNA RAPBD - Ketua Farkasi Kebangkitan Pembangunan Konut (KPK) , Rasmil Kamil saat menyampaikan sambutannya dalam Rapat Paripurna Pebahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2019. (Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Ketua Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Samir menyoroti rapat Paripurna Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2019 yang berlangsung di Aula DPRD Konut, Jumat (23/11/2018).

Hal tersebut bukan tanpa alasan, melihat kegiatan tahunan itu hanya dihadiri sebagian kecil pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Konut. Sehingga, membuat Politisi Partai Hunara ini berang karena keberadaan lembaga legislatif di Bumi Oheo itu seakan tak dianggap.

iklan zonasultra

Padahal menurut Samir, rapat paripurna merupakan kegiatan sakral yang dijalankan dua lembaga resmi terkait pengelolaan anggaran. Agar kedepannya pembangunan daerah serta masyarakat lebih maju. Kehadiran pimpinan OPD menjadi hal terpenting selaku kuasa penggunaan anggaran terkait program kegitan yang akan dijalankan 2019 nanti.

“Saya ingatkan hari ini adaalah pembahasan RAPBD 2019, anggota DPRD semua korum, yang saya ingin tanyakan justru penyampaian pandangan kita yang harusnya didengar, para OPD justru mereka tidak hadir, hanya sebaigian kecil saja. Ini RAPBD 2019 kayaknya diabaikan dan hanya mengugurkan kewajiban,” kesal Samir dengan nada tinggi.

Sorotan juga datang dari Ketua Komisi l DPRD Konut, Rasmin Kamil. Ketua Fraksi Kebangkitan Pembangunan Konut (KPK) ini menyayangkan hal serupa terus terjadi dari tahun ke tahun. Sehingga, dianggap pandangan masing-masing fraksi dalam pembahasan RAPBD 2019 yang dipaparkan untuk kepentingan daerah tak ada artinya.

Melampiaskan bentuk kekecewaannya, Politisi Partai PKB ini tak membacakan pandangan fraksi KPK secara utuh. Namun, pihaknya tetap menyetujui pembahasan RAPBD 2019 dibahas ke tahap selanjutnya.

“Faraksi KPK, tidak menyampaikan pandangannya bukan karena tidak menghargai yang hadir. Tapi kondisi seperti ini setiap pembahasan anggaran terlalu sering dan sering dipersoalkan. Tidak ada perhatian selalu terulang, terulang dan terulang. Tidak gunanya juga kita bacakan mengenai anggaran dan tanggung jawab,”kesalnya.

Untuk di ketahui Pemerintah Daerah bersama DPRD Konut menggelar Rapat Paripurna Pembahasan RAPBD 2019 di aula pertemuan DPRD Konut.

Dalam kegiatan itu selain di hadiri seluruh unsur Pimpinan, Ketua Komisi, Fraksi dan anggota DPRD Konut juga di hadiri Wakil Bupati Konut, Raup, Sekda konut, Marthaya, Asisten lll, La Ondjo, Kadis Kesehatan, Nurjannah Efendi, Kepala BPKAD, Marthen Minggu, dan beberapa Skertaris, Bidang, Seksi dan Staf dari instansi lain. (B)

 


Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib