Fakultas Peternakan UHO Rintis Peternakan Kambing Ramah Lingkungan di Kendari

Fakultas Peternakan UHO Rintis Peternakan Kambing Ramah Lingkungan di Kendari
TIM PKM UHO - Tim PKM dari Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan sosialisasi kepada peternak kambing yang ada di kota Kendari. (Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Tim PKM dari Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan sosialisasi kepada peternak kambing yang ada di kota Kendari.

Peternakan kambing merupakan salah satu usaha yang banyak digemari masyarakat, termasuk di Kota Kendari. Namun masalah umum yang dihadapi adalah timbulya polusi bau akibat limbah peternakan kambing, serta terbatasnya pakan akibat lahan hijau kini bersaing dengan lahan pemukiman penduduk.

“Membantu mengatasi masalah tersebut, tim pelaksana Program Ipteks bagi Masyarakat (IBM) Fakultas Peternakan mencoba mengenalkan teknologi pengolahan limbah dan pembuatan pakan komplit dengan memanfaatkan limbah sayur yang banyak terdapat di pasar tradisional Kota Kendari”, kata Ketua tim IBM Hamdan Has, Jumat (14/9/2018).

Program Ipteks bagi masyarakat merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan oleh dosen Fakultas Peternakan UHO, untuk mendesiminasikan ilmu dan teknologi aplikatif di bidang peternakan guna membantu memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat. Kegiatan IBM kali ini menargetkan peternak kambing yang berada di daerah pemukiman padat penduduk di Kecamatan Kambu dan Wua-Wua.

Hamdan Has menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya, IBM ini mencakup serangkaian kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak kambing dalam mengolah feses dan sisa pakan kambing menjadi pupuk organik (kompos).

Hamdan melanjutkan, jika dibiarkan, feses dan sisa pakan akan menimbulkan polusi bau dan berpotensi menjadi media tumbuh mikro organisme patogen. Jadi melalui teknologi pembuatan pupuk kompos, peternakan kambing dapat diarahkan menjadi peternakan bebas bau dan lebih ramah lingkungan.

Selain itu, program IBM juga mengadakan penyuluhan dan pelatihan pengolahan limbah sayur menjadi pakan komplit bagi ternak kambing. Melalui teknologi ini, keterbatasan pakan hijau bagi ternak kambing diharapkan dapat diatasi.

Ditambahkan, saat ini di pasar-pasar tradisonal Kota Kendari banyak terdapat limbah sayur yang memiliki potensi sebagai pakan ternak kambing. Limbah sayur tersebut memiliki nilai nutrisi yang cukup baik. Melalui teknologi pembuatan pakan komplit, limbah sayur dapat dimanfaatkan sebagai pakan bagi ternak kambing. (C)

 


Reporter : CR2
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib