Festival Budaya Tangkeno Kembali Digelar, Kini Lebih Meriah

Hujan Deras dan Awan Tebal Mewarnai Festival Seni dan Budaya di Kabaena
RUMBIA- FESTIVAL - Hujan deras dan awan tebal menyelimuti desa Tangkeno, kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), saat Pj. Bupati Sitti Saleha membuka acara festival seni dan budaya, Sabtu (24/9/2016). (Jumrad Raunde/ZONASULTRA.COM)

Hujan Deras dan Awan Tebal Mewarnai Festival Seni dan Budaya di Kabaena FESTIVAL BUDAYA TANGKENO – Festival budaya Tangkeno di Pulau Kabaena Kabupaten Bombana tahun 2016.  Direncanakan pagelaran budaya tahun ini akan dilaksanakan lebih menarik dan meriah. (Dok/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, RUMBIA– Festival budaya Tangkeno di Pulau Kabaena Kabupaten Bombana kembali digelar tahun 2017 ini dan direncanakan pagelaran budaya ini akan dilaksanakan lebih menarik dan meriah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bombana Janariah mengatakan, festifal Tangkeno yang dilaksanakan ke empat kalinya tahun ini akan menampilkan berbagai kegiatan seperti Tari Lumense, Tari Lulo Alu, serta monolog cerita rakyat dan pertunjukan adat (Montolea). Selain itu akan dilaksanakan juga pawai budaya hingga pertunjukan tari kreasi Panorama Pesona Indonesia dipelataran panggung Festival yang berada di puncak Desa Tangkeno.

Janariah mengungkapkan kegiatan yang akan dihelat pada selama 10 hari dimulai tanggal 10 Oktober 2017 itu untuk merefleksi budaya-budaya daerah di Kabupaten Bombana, khususnya di daratan Kabaena yang hampir terlupakan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bombana, Janariah
Janariah

Festifal Tangkeno ini menurut Janariah juga untuk mengenalkan budaya dan adat istiadat kepada generasi muda.

“Ada beberapa jenis kegiatan yang telah kami rencanakan dan memang setiap tahun kami selalu inginkan pengembangannya. Akan tetapi, yang namanya budaya tidak boleh ditambah-tambah hanya jenis kegiatan yang diupayakan lebih ditonjolkan lagi ke publik,” jelasnya saat dikonfirmasi Rabu (27/9/2017)`

Janariah mengharapkan kepada semua masyarakat di Kabaena untuk mempersiapkan pesertanya sedini mungkin, karena melalui moment ini bisa dijadikan sebagai yang terbaik untuk berinovasi.

“Kami sangat mengharapkan melalui Festival budata yang diagendakan Oktober nanti, semua bisa menyambut baik dan bisa menunjukan karya terbaik sehingga seluruh masyarakat bisa mengetahui budaya-budaya yang hampir terlupakan,” pungkasnya. (CR 3/ C)

 

Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here