iklan zonasultra

FOTO : Ziarah Kubur, Tradisi Warga Sultra Menyambut Ramadhan

ZIARAH KUBUR - Warga kendari yang tengah berkunjung ke makam saudaranya yang sudah wafat, Sabtu (4/6/2016). Ziarah kubur ialah berkunjung ke makam/pesarean orang Islam yang sudah wafat, baik orang muslim biasa, orang shalih, ulama, wali atau Nabi. (Hatta/ZONASULTRA.COM)
ZIARAH KUBUR - Warga kendari yang tengah berkunjung ke makam saudaranya yang sudah wafat, Sabtu (4/6/2016). Ziarah kubur ialah berkunjung ke makam/pesarean orang Islam yang sudah wafat, baik orang muslim biasa, orang shalih, ulama, wali atau Nabi. (Hatta/ZONASULTRA.COM)
ZIARAH KUBUR – Warga kendari yang tengah berkunjung ke makam saudaranya yang sudah wafat, Sabtu (4/6/2016). Ziarah kubur ialah berkunjung ke makam/pesarean orang Islam yang sudah wafat, baik orang muslim biasa, orang shalih, ulama, wali atau Nabi. (Hatta/ZONASULTRA.COM)

 

 

FOTO : Ziarah Kubur, Tradisi Warga Sultra Menyambut Ramadhan
Dalam pandangan Islam, ziarah kubur termasuk ibadah yang pada awalnya diharamkan, yaitu diawal perkembangan Islam. Namun kemudian dianjurkan dalam agama. Pengharaman ziarah kubur sebelumnya disebabkan para shahabat masih baru saja meninggalkan pola kepercayaan jahiliyah, yang salah satu bentuknya seringkali meminta-minta kepada kuburan. (solusiislam.com)

 

iklan zonasultra

 

FOTO : Ziarah Kubur, Tradisi Warga Sultra Menyambut Ramadhan
ZIARAH KUBUR – Anak-anak yang tinggal disekitaran TPA Punggaluku yang mengambil hikmah dari tradisi ini. Mereka membantu membersihkan makam kerabat ataupun saudara para peziarah yang datang. Pendapatan yang mereka peroleh bisa mencapai 10 kali lipat dari hari biasa. (Hatta/ZONASULTRA.COM)

 

 

FOTO : Ziarah Kubur, Tradisi Warga Sultra Menyambut Ramadhan
ZIARAH KUBUR – Kemacetan yang terjadi disekitaran TPA Punggaluku, Hal ini disebabkan dengan banyaknya jumlah peziarah yang datang. (Hatta/ZONASULTRA.COM)

 

 

FOTO : Ziarah Kubur, Tradisi Warga Sultra Menyambut Ramadhan
ZIARAH KUBUR – Para penjual bungan yang turut mengambil hikmah dari tradisi ini. Bunga-bunga yang mereka jajakan bisa terjual hingga 5 kali lipat dari hari biasanya. (Hatta/ZONASULTRA.COM)

 

 

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib