iklan zonasultra

Gandeng UHO, LPJK Latih 250 Tenaga Ahli Konstruksi

Gandeng UHO, LPJK Latih 250 Tenaga Ahli Konstruksi
LPJK SULTRA - Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) melatih tenaga ahli konstruksi dengan menggandeng Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO). Pelatihan yang diikuti 250 tenaga ahli konstruksi alumni UHO itu digelar di aula Fakultas Teknik UHO, Kamis (25/4/2019). (RASMAN/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) melatih tenaga ahli konstruksi dengan menggandeng Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO). Pelatihan yang diikuti 250 tenaga ahli konstruksi alumni UHO itu digelar di aula Fakultas Teknik UHO, Kamis (25/4/2019).

Dekan Teknik UHO, Mustarum Musaruddin mengatakan, dengan adanya pelatihan ini pihaknya berharap alumni teknik UHO bisa memiliki sertifikasi dan berdaya saing. Selain itu, sejauh ini alumni fakultas teknik UHO belum tersertifikasi, sehingga masih banyak yang belum terpakai dalam proyek-proyek yang ada di Sultra.

iklan zonasultra

(Baca Juga : UHO Tingkatkan Sinergitas dengan Media Massa)

“Kami berharap pelatihan ini bisa memberikan dampak yang baik buat alumni fakultas teknik. Sebab dengan begitu kualitas alumni bisa semakin teruji ke depannya,” jelasnya, di aula Fakultas Teknik UHO, Kamis (25/4/2019).

Sementara itu ketua DPD LPJK Sultra Buhardiman menuturkan dengan adanya sertifikat membuktikan tenaga kerja harus kompeten di bidangnya. Sehingga kualitas pekerjaan yang diharapkan bisa terjamin.

(Baca Juga : LPJK Sultra: Pokja Berhak Menentukan Pemenang Lelang Proyek Pantai Timbala)

Selain itu, dengan adanya sertifikasi tenaga konstruksi yang bekerja sama dengan pihak perguruan tinggi diharapkannya dapat memperkecil kesenjangan baik kuantitas maupun kualitas tenaga kerja konstruksi di Sultra.

“Kami menargetkan agar tenaga konstruksi bersertifikat di Sultra dapat meningkat mencapai lebih dari 10 sampai dengan 15 persen dari total jumlah pekerja konstruksi Sultra yang diperkirakan mencapai kurang lebih 75 ribu orang pada 2019 ini,” tuturnya. (B)

 


Kontributor : M Rasman Saputra
Editor : Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib