Gelar Kampanye Dialogis, Paslon Berhijrah Komitmen Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Gelar Kampanye Dialogis, Paslon Berhijrah Komitmen Tingkatkan Ekonomi Rakyat
KAMPANYE - Paslon Bupati dan Wakil Bupati Konawe, H.Irawan Laliasa-Adi jaya Putra (Berhijrah) menggelar kampanye dialogis Jumat (27/4/2018) di lapangan Sepak bola Desa Telaga Biru, Kecamatan Soropia. (Dedy Finafiskar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), H.Irawan Laliasa-Adi jaya Putra (Berhijrah) menggelar kampanye dialogis, Jumat (27/4/2018) di lapangan Sepak bola Desa Telaga Biru, Kecamatan Soropia. Adapun pertemuan paslon nomor urut 3 itu untuk memaparkan program unggulan dihadapan ratusan simpatisan dan pendukungnya.

Dalam orasi Politiknya, Calon Wakil Bupati, Adi Jaya Putra mengungkapkan bahwa kehadiran pasangan Berhijrah untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan dan menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran di Konawe. Dikatakannya, pembangunan Konawe perlu didukung dengan penguatan ekonomi kerakyatan.

“Dengan peningkatan ekonomi yang berbasis masyarakat secara langsung maka akan tercipta lapangan pekerjaan. Untuk itu diperlukan adanya terobosan-terobosan untuk mensejahterakan masyarakatanya. Program tersebut merupakan solusi yang ditawarkan untuk menciptakan wirausaha-wirausaha baru dalam lima tahun mendatang, serta meningkatkan ekonomi Masyarakat Konawe supaya terus meningkat,” katanya

Sementara itu, H. Irawan Laliasa mengatakan, tekad untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan itu akan dijadijan skala prioritas jika dirinya dan Adi Jaya Putra ditakdirkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Konawe periode 2018-2023.

“Kami sudah bertekad akan meningkatkan laju perekonomian Masyarakat Konawe, tentunya dengan program yang sudah kami sediakan. Pengembangan dunia usaha dengan arah kebijakan penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kompetensi akan kami realisasikan,” jelasnya

Gelar Kampanye Dialogis, Paslon Berhijrah Komitmen Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Disamping itu, masalah infrastruktur tidak luput dari pasangan yang diusung partai PKS, Golkar, dan PBB ini, sebab akses infrastruktur mampu menciptakan ekonomi secara menyeluruh. Namun paslon ini juga tidak mengesampingkan sektor lainnya seperti pendidikan, Kesehatan, pertanian, Kebudayaan, dan Keagaaman juga merupakan hak mutlak untuk membangun daerah.

“Kami juga akan melakukan penatan di birokrasi guna menciptakan birokrasi yang bersih dan tertata serta disiplin. Untuk itu saya harapkan mengharakan masyarakat Konawe mampu menjadi pemilih yang cerdas, karena hak pilih masyarakat akan menentukan nasib Konawe lima tahun kedepan,” tutupnya. (B)

 


Reporter : Dedi Finafiskar
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib