iklan zonasultra

Geng Begal Baubau Dibekuk, Satu Orang Pelakunya Perempuan

Hendak Tolong Pasien, Bidan Asal Konut Nyaris Dibegal
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM,BAUBAU– Aksi Geng begal di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang meresahkan warga berakhir sudah. Tim Gabungan Kepolisian Resor (Polres) Baubau dan Buton berhasil menghentikan aksi jalanan tersebut pada Minggu (9/12/2019) malam di Kelurahan Waborobo dan Bataraguru, Kota Bauabu.

Geng begal itu beranggota enam orang, satu orang di antaranya perempuan, dan seluruhnya merupakan warga Kota Baubau. Polisi baru mengamankan lima orang, termaksud perempuan. Satu orang berinisial UM masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

(Baca Juga : Tyson si Pembegal Mahasiswi UHO, Tertangkap Setelah 7 Jam Buron)

Menurut Kasat Reskrim Polres Baubau, Ronald Arron Maramis, geng begal ini sudah lama beraksi. Titik aksi mereka yakni di bilangan jalan poros Baubau-Buton, tepat bukit teletabis dan jalan Baubau-Busel, sekitaran Kelurahan Waborobo. Termasuk beberapa titik di Kota Bau-Bau, simpang lima palagi mata, kelurahan bataraguru serta di Kelurahan Sulaa.

“Mereka memang tidak mengakui bahwa aksi pembegalan yang terjadi belakangan ini karena ulah mereka, namun mereka mengakui beraksi di beberapa titik termaksud, bukit teletabis, simpang lima palagimata dan kelurahan waborobo tempat mereka diamankan pihak kepolisian,” urai Ronald di kantornya, Senin (9/12/2019).

Saat penangkapan, polisi mendapati satu orang begal pria membawa sebilah badik. Dicuriagai badik itu digunakan untuk mengancam orang kala melancarkan aksinya. Geng begal ini sendiri berhasil dibekuk di dalam hutan.

(Baca Juga : Hendak Tolong Pasien, Bidan Asal Konut Nyaris Dibegal)

“Mereka ditangkap sekira pukul 24.00 Wita di jalan menuju hutan di Kelurahan Waborobo, setelah dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian. Setelah itu, menyusul dilakukan penangkapan lagi di Kelurahan Bataraguru sekira pukul 03.00” ungkapnya.

Setelah berhasil diamankan, geng begal itu dibawa di Polres Kota Baubau. Siang harinya mereka semua lalu dipindahkan di Polres Buton untuk diselidiki lebih lanjut.

“Geng begal ini terakhir kali melancarkan aksinya di jalan menuju Buton. Di bukit teletabis itu,” tambah Ronald. (b)

 


Kontributor : Risno Mawandili
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib