Honda

Guru SDN 6 Kendari Belajar Microsoft Excel

Guru SDN 6 Kendari Belajar Microsoft Excel
PEMBEKALAN - Pembekalan Guru SD Negeri 6 Kendari yang melibatkan tim dosen dari Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari sebagai pelaksana, Rabu (9/10/2019). (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Guru SD Negeri 6 Kendari kini mulai meningkatkan pengetahuan tentang teknologi pendukung lancarnya proses administrasi sekolah. Salah satunya para guru di sekolah itu dibekali pengetahuan mengenai microsoft excel.

Pembekalan tersebut melibatkan tim dosen dari Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari sebagai pelaksana, Rabu (9/10/2019). Para guru diajarkan mengelola data melalui function labirary dan tools char wizard pada microsoft excel.

Ketua tim pembekalan Samuel Jie mengungkapkan, melihat fenomena belakangan, para pendidik menganggap sistem penilaian kurikulum 2013 cukup rumit dan membuat sebagian guru kesulitan mengolah hasil belajar. Sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam proses penyelesaiannya.

iklan zonasultra

Dari sisi lain pula, jelasnya, sejak diberlakukannya sistem kurikulum nasional (kurikulum 2013), laporan hasil belajar siswa atau buku rapor menggunakan sistem deskripsi di mana nilai-nilai hasil belajar siswa harus dideskripsikan, kompetensi dasar yang sangat dikuasai dan kurang terlalu dikuasai.

“Seorang guru memang dituntut untuk menguasai teknologi pendidikan yang berbasis komputer,” ujarnya.

Untuk itu, eksistensi program aplikasi microsoft excel dapat membantu para guru mengolah nilai, menganalisa hasil belajar siswa, dan bahkan membuat rapor siswa yang menuntut adanya deskripsi kompetensi berdasarkan nilai dari hasil ujian siswa.

Kepala SDN 6 Kendari, Rusnah mengungkapkan, selama ini beberapa guru masih mengalami kesulitan mengolah data rapor akibat kurangnya pemahaman pengolahan data. Sehingga, khusus untuk pengolahan rapor saja dibutuhkan waktu yang lama.

“Kami sangat berterimakasih atas pelaksanaan pelatihan dan kesediaan jurusan teknik elektro menjadikan sekolah kami mitra binaan. Semoga ke depannya guru-guru kami lebih paham soal pengolahan data agar tidak kesulitan dan tidak memakan waktu yang lama,” kata Rusnah. (b)

 


Kontributor: Sri Rahayu
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib