iklan zonasultra

Habiskan Dana Miliaran, Terminal Rahabangga Konawe Tidak Kunjung Difungsikan

Habiskan Dana Miliaran, Terminal Rahabangga Konawe Tidak Kunjung Difungsikan
TERMINAL RAHABANGGA - Terminal Rahabangga yang berada di Kecamatan Unaaha, Konawe dibiarkan terlantar tanpa difungsikan. Padahal pembangunan terminal tipe B ini memakan anggaran hingga miliaran.(Dedy Finafiskar/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, UNAAHA – Salah satu alasan menjamurnya terminal bayangan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) dikarenakan terminal Rahabangga, yang berada di Kelurahan Puunaaha, Kecamatan Unaaha tidak kunjung difungsikan.

Berdasarkan pantauan zonasultra.com, selain tidak ada aktivitas apapun layaknya sebuah terminal, kondisi di sekitar terminal yang dibangun sekitar 2015 lalu tersebut terlihat kumuh akibat rumput liar yang tumbuh hampir di seluruh halaman terminal.

Padahal terminal yang dibangun di atas lahan sekitar dua hektar itu menghabiskan anggaran sekitar Rp2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Konawe tahun 2015.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Konawe Wayung Lasandara yang dikonfirmasi menjelaskan, belum difungsikannya terminal tersebut karena sarana prasarana pendukung dan areal terminal dinilai belum memadai.

“Masih banyak yang perlu dibenahi, karena dengan ketersediannya prasarana yang memadai, pastinya akan mampu mengoptimalkan terminal tersebut. Dan untuk memenuhi hal itu, kita sudah mengusulkan anggaran, jika teralisasi maka kami targetkan 2019 mendatang terminal ini sudah bisa difungsikan,” terangnya

(Baca Juga : Pembangunan Terminal Tipe B di Konsel Mangkrak)

Dikatakan, salah satu targetnya agar terminal tersebut bisa berfungsi dengan baik adalah dengan mengalihkan Pasar Rahabangga di samping terminal. Dengan adanya aktivitas jual beli di sekitar terminal secara tidak langsung akan mendatangkan penumpang, khsususnya wilayah Unaaha yang hendak bertransaksi di Pasar Rahabangga ini.

“Rencananya memang terminal ini dibangun sebagai persinggahan atau transit kendaraan-kendaraan antar kota di wilayah Sultra seperti arah Kota Kendari atau Kabupaten Kolaka. Dan untuk wilayah Konawe sendiri, direncanakan sebagai pusat persinggahan angkutan dalam kota,” tutupnya. (B)

 


Reporter : Dedi Finafiskar
Editor : Jumriati

1 KOMENTAR

  1. Miris.. Seandainya terminal itu dibangun di persimpangan lambuya pstinya tdk Akan terbengkalai krna lokasinya yg sngat strategis.. Yg sling mengubungkan tiga arah kabupaten/kota yaitu jalur trans Sulawesi , kolaka, konsel bombana, Dan konawe, konut, konkep serta kota kendari.
    Faktanya di simpang tiga lambuya bnyak para pengguna Mobil sewa/bus yg singgah untk mengganti tumpangan apalgi yg Akan menuju ke konsel Dan bombana krna akses ke daerah trsebt kendaraan2 sngat minim untk mnuju rute trsbut

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib