iklan zonasultra

Hadiri Pertemuan di Malaysia, Sulkarnain Siap Maksimalkan Green City

Hadiri Pertemuan di Malaysia, Sulkarnain Siap Maksimalkan Green City
GREEN CITY - Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, saat ini sedang menghadiri Green Cities Forum Penang Malaysia, yang berlangsung selama 13-14 Januari 2020. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, saat ini sedang menghadiri Green Cities Forum Penang Malaysia. Dalam kegiatan skala internasional tersebut, banyak dibahas tentang bagaimana menciptakan green city atau kota yang dibangun dengan konsep ramah lingkungan.

Konsep green city itu juga saat ini tengah menjadi komitmen Pemerintah Kota Kendari, yang bertujuan menjadikan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini jadi daerah yang ramah lingkungan.

Sulkarnain menyebut suatu kebanggaan bisa hadir dalam sebuah forum bergengsi tersebut. Kegiatan itu bertajuk “3rd Green Cities Forum: Sustainable Urban Development Framework (GCF): Sustainable Urban Development of Coastal Cities”.

iklan zonasultra

“Dalam forum ini juga membahas sebuah tema yang sangat aktual dan futuris yakni tentang masa depan dunia bagaimana menjaga kelestarian dunia dengan fokus mewujudkan green city, salah satu tema yang paling mengemuka dalam forum ini adalah tentang penanganan sampah,” kata Sulkarnain, melalui pesan WhatsApp, Senin (13/1/2020).

Selain itu, dirinya juga menyadari betul bahwa penanganan sampah di berbagai kota dan daerah harus mendapat perhatian karena diprediksi akan menjadi masalah serius jika tidak ditangani secara komprehensif.

Dalam pertemuan itu, banyak gagasan dan terobosan yang sudah dilakukan berbagai pihak tidak hanya pemerintah tetapi juga berbagai lembaga seperti NGO, khususnya pemerhati lingkungan. Manurutnya, beberapa di antaranya sangat menarik yakni konsep penanganan yang mendorong partisipasi publik.

Hadiri Pertemuan di Malaysia, Sulkarnain Siap Maksimalkan Green City

“Hal ini kami pandang menarik karena kompatibel degan kondisi Kota Kendari dan relatif tidak membutuhkan biaya yang besar dalam penerapannya, konsep ini merupakan breakdown dari konsep 3R yang sudah lama kita kenal (reuse, reduce, recycle),” ujarnya.

Untuk itu, dengan mempertimbangkan kondisi lokal mereka mencoba menerjemahkan konsep tersebut dengan pendekatan, pengurangan sampah, pemilahan sampah dan pemanfaatan sampah.

“Tentu dengan berbagai pendekatan teknisnya. Insyaallah konsep ini akan kami adaptasi di Kota Kendari dengan beberapa penyesuaian untuk kondisi kota Kendari,” tutupnya.

Untuk diektahui, Green Cities Forum Penang Malaysia ini sendiri merupakan kegiatan yang diiselenggarakan oleh Asian Development Bank (ADB) dan dihadiri setidaknya perwakilan 9 negara, yang berlangsung selama 13-14 Januari 2020.

Adapun sejumlah Wali Kota yang turut diundang pada kegiatan Green Cities Forum adalah, Wali Kota Banda Aceh, Wali Kota Batam, Wali Kota Kendari, Wali Kota Medan, Wali Kota Pontianak, dan Wali Kota Tomohon. (B)

 


Kontributor: Sri Rahayu
Editor: Muhamad Taslim Dalma
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib