Tampilan Desktop



Haerul Saleh Sesalkan Tunggakan PNBP PT Wakatobi Dive Resort
65 Dibaca

ZONASULTRA.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI asal Sulawesi Tenggara (Sultra) menyesalkan tunggakan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang seharusnya dibayar oleh PT Wakatobi Dive Resort (WDR). Pasalnya angka yang seharusnya dibayar PT. WDR kepada pemerintah Indonesia mencapai Rp 402 juta.

Haerul Saleh

Haerul Saleh

“Pasti hal ini akan saya sampaikan di dalam rapat kerja, saat ini sudah mulai Rapat Dengar Pendapat (rdp) pembahasan anggaran,” ujar Haerul Saleh saat ditemui di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, Senin (29/8/2017).

Menurutnya PT. WDR harus ditindak tegas oleh pengelola pariwisata dalam hal ini Balai Taman Nasional Wakatobi (BTNW) selaku perpanjangan tangan dari pemerintah. Dana yang dihasilkan tersebut harus disetorkan kepada negara, apalagi di tengah kondisi pemerintah sedang menggenjot penerimaan negara.

“Kondisi kita hari ini, Dirjen Pajak dengan segala macam cara dengan target pajak yang bagi saya tidak realistis, tapi tugas kita memastikan pemerintah bisa merealisasikan target penerimaan negara,” lanjut anggota Komisi XI DPR RI ini.

Salah satunya, kata Haerul, kita dorong pemerintah untuk mencari sumber-sumber penerimaan termasuk PNBP. Terkait tunggakan PNBP atas PT. WDR harus segera dilunasi dan diminta pertanggungjawabannya.

Lebih lanjut lagi Haerul menegaskan, jika pihak yang bersangkutan tidak mematuhi peraturan perundang-undangan yang ada maka pemerintah berhak menghentikan aktifitasnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Tomia dan Binongko, Chris Awang menjelaskan, sejak Oktober tahun 2014 pengunjung yang masuk via PT WDR tidak pernah bayar karcis masuk.

Jika dihitung berdasarkan data jumlah tamu PT WDR dikalikan Rp 150 ribu sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 12/2014, dan terhitung mulai tanggal 9 oktober 2014 sampai dengan tanggal 3 oktober 2016 data tamu wisatawan yang menggunakan jasa PT WDR dan masuk dalam kawasan Taman Nasional Wakatobi mencapai 2.683 orang. Maka kerugian negara mencapai Rp. 402 juta.

 

Reporter : Rizki Arifiani
Editor : Tahir Ose

RS ZonaSultra

View all contributions by RS ZonaSultra

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com