iklan zonasultra

Halo Sultra Dihapus dari Kalender Event Wisata 2020

Sambut Halo Sultra, Mahasiswa USN Bentuk Pasukan Pemegang Senjata
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Dalam kalender event wisata Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2020, kegiatan Halo Sultra yang digelar secara rutin setiap tahun sejak 2008 lalu dihapuskan. Halo Sultra ke-12 terakhir kali digelar tahun 2019 lalu yang bertepatan dengan HUT Sultra ke-55 di Kendari.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra, I Gede Panca mengatakan, Halo Sultra dihapuskan dari kalender event karena Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai kegiatan tersebut indentik dengan HUT Sultra yang isinya merupakan pameran hasil pembangunan pemerintah provinsi dan 17 kabupaten/kota, meskipun terdapat beberapa agenda budaya seperti pawai budaya, musik dan tarian tradisional.

“Terlalu identik dengan perayaan HUT Sultra, makanya kita hapuskan. Tapi perayaan HUT Sultra tetap dirayakan. Kemarin-kemarin kan hari pelaksanaanya puncaknya sama dengan HUT Sultra tanggal 27 April,” ungkap Panca saat ditemui di Plaza Inn Kendari, Senin (9/3/2020) malam.

Baca Juga : Catat, Ini 67 Event Wisata di Sultra Tahun 2020

Meskipun kegiatan Halo Sultra dihapus, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sultra telah menyiapkan salah satu event wisata yang bertajuk Jazirah Tenggara Festival yang bakal digelar di Kendari tanggal 25-28 Juni 2020. Dalam pelaksaaannya ada sejumlah event yang akan digelar yakni teluk kendari 10K, sapta pesona, pemilihan putra-putri pariwisata, sultra tenun karnaval, festival kuliner, festival seni dan budaya, festival musik jazz, fishing tenggara fest dan forum bisnis pariwisata.

Untuk diketahui, Halo Sultra merupakan brand wisata yang dicanangkan pemerintahan Nur Alam-Saleh Lasata. Sejak tahun 2008 kegiatan mulai digelar, beberapa kali tuan rumah pelaksanaan acara Halo Sultra ini berpindah-pindah. Pada tahun 2015 pelaksaan Halo Sultra digelar di Kolaka Timur (Koltim), kemudian tahun 2016 di Kolaka. Tiga tahun terakhir sebelum akhirnya dihapuskan Halo Sultra digelar di Kota Kendari.

Event yang digelar pun tidak jauh berbeda dengan rencana pemerintahan Ali Mazi-Lukman Abunawas saat ini yakni menggelar Jazirah Tenggara Festival, hanya saja terdapat penambahan kegiatan yakni festival musik jazz, teluk kendari 10k, sapta pesona dan festival fishing tenggara.

“Kami yakin dengan penambahan kegiatan ini dapat menarik bagi wisatawan lokal, domestik ataupun mancanegera untuk berkunjung ke Sultra hal baru ya ada festival musik jazz,” ujarnya. (B)

 


Reporter: Ilham Surahmin
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib