Hanya Didampingi Ajudan, Bupati Kolaka Mencoblos di TPS 11 Watuliandu

Hanya Didampingi Ajudan, Bupati Kolaka Mencoblos di TPS 11 Watuliandu
PEMILU 2019 - Bupati Kolaka Ahmad Safei menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak di tempat pemungutan suara (TPS) 11 yang berlokasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kelurahan Watuliandu, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Rabu (17/4/2019). (Sitti Nurmalasari/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, KOLAKA – Bupati Kolaka Ahmad Safei menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak di tempat pemungutan suara (TPS) 11 yang berlokasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kelurahan Watuliandu, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Rabu (17/4/2019).

Pantauan zonasultra.com, Bupati Kolaka dua periode ini hanya datang bersama ajudan sekiranya pukul 12.10 Wita dengan menggunakan mobil pribadi.

Ia memilih secara terpisah dengan keluarga, karena adanya penambahan tempat pemungutan suara di Kelurahan Watuliandu. Dikatakan bila sang istri dan keluarga lainnya mencoblos di TPS 10 Watuliandu.

(Baca Juga : Logistik Terlambat Disalurkan, Tiga TPS di Kolaka Nyoblos Jelang Siang)

Ahmad Safei terlihat menggunakan pakaian atasan berwarna putih dipadukan dengan celana hitam, sepatu hitam, dan kacamata hitam diletakkan di kepala. Tiba di tempat pemungutan suara ia langsung menyalurkan hak pilihnya untuk lima jenis surat suara pada pemilu serentak 2019.

Berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum(Pemilu) 2019 di TPS 11 Kelurahan Watuliandu, Kecamatan Kolaka, terdapat 263 pemilih yang berhak menyalurkan hak pilihnya untuk menentukan presiden dan anggota legislatif lima tahun ke depan.

Usai menyalurkan hak pilihnya, Bupati Kolaka ini mengharapkan pelaksananaan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019 dapat berjalan dengan aman dan tertib. Termasuk pada saat pelaksanaan perhitungan surat suara nantinya.

(Baca Juga : Sebelum Nyoblos, Ali Mazi Tinjau Sejumlah TPS di Kendari)

“Masyarakat harus tetap menjaga keamanan bersama. Sehingga bisa tercipta pemilu yang damai,” ujar orang nomor satu di Bumi Mekongga tersebut.

Meskipun sudah ada pihak keamanan dari Polres, TNI, dan Linmas, tetapi masyarakat harus tetap ikut terlibat menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah di Bumi Mekongga. Sehingga, situasi dan kondisi di Kabupaten Kolaka tetap kondusif dan aman.

Kata dia, perbedaan dalam menentukan pilihan jangan sampai menjadikan masyarakat terpecah belah. Memilih sesuai dengan hati nurani, tanpa harus menjatuhkan satu sama lain. Selain itu, penyelenggara pemilu bisa menjalankan tugasnya dengan baik. (b)

 


Kontributor : Sitti Nurmalasari
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib