iklan zonasultra

Hasil Survei Versi JSN, Lima Balon Walikota BauBau Miliki Elektabilitas dan Popularitas Tertinggi

Hasil Survei Versi JSN, Lima Balon Walikota BauBau Miliki Elektabilitas dan Popularitas Tertinggi
HASIL SURVEI - Hasil survei Jaringan Suara Nusantara (JSN) terjadap bakal calon Walikota yang akan tampil dalam Pemilihan Kepala Daerah BauBau 2018. (Foto: JSN for ZONASUTRA.COM)

Hasil Survei Versi JSN, Lima Balon Walikota BauBau Miliki Elektabilitas dan Popularitas TertinggiHASIL SURVEI – Hasil survei Jaringan Suara Nusantara (JSN) terjadap bakal calon Walikota yang akan tampil dalam Pemilihan Kepala Daerah BauBau 2018. (Foto: JSN for ZONASUTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Jaringan Suara Nusantara (JSN) ada lima bakal calon (balon) merilis hasil survei elektabilitas (tingkat keterpilihan) tertinggi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Baubau.

Dari 10 balon walikota, lima figur yang tertinggi pertama adalah AS. Tamrin dengan elektabilitas 25,45 persen, lalu diusul La Ode Yuman Nahmuddin 20,23 persen, Roslina Rahim 20,00 persen, Wa Ode Maasra Manarfa 7,27 persen, dan La Ode Mustari 2,73 persen. Sementara yang belum memutuskan 21,14 persen.

Balon Walikota yang masuk lima besar popularitas tertinggi adalah AS. Tamrin 99,09 persen, Wa Ode Maasra Manarfa 98,64 persen, Roslina Rahim 84,32 persen, La Ode Mustari 65,00 persen, Wa Ode Taslima 47,27%, dan La Ode Yuman Nahmuddin 46,14 persen.

Direktur Eksekutif JSN Sulawesi Tenggara (Sultra) Lery Iskandar Syamsu mengatakan metode pengambilan sampel pada survei itu adalah Multistage Random Sampling (MRS). Teknik pengambilan sampel ini dapat menghasilkan sampel yang representatif dari populasi yang kompleks dan heterogen.

“Responden dalam survei ini adalah sebanyak 440 responden yang tersebar di 43 kelurahan 8 Kecamatan se-Kota Baubau. Survei dilakukan dari 5 sampai 20 Oktober 2017. Adapun margin errornya yaitu 3,5 persen,” ujar Lery di Kendari, Selasa (31/10/2017).

Tingkat elektabilitas dan dan popularitas itu bisa berubah dalam satu bulan ke depan tergantung pergerakan tim pemenangan dan program yang ditawarkan kepada masyarakat. Apalagi Kata Lery, dari 10 balon yang disurvei kemungkinan ada yang tidak lolos pintu pencalonan.

Dari 25 kursi di DPRD BauBau kemungkinan hanya akan ada tiga pasang calon walikota di Pilkada Baubau atau bisa juga head to head. Menurut Lery, semua itu tergantung kerja-kerja tim mulai dari tim pelobi partai, tim media, tim akar rumput agar bagaimana mengamankan pintu dan bersosialisasi sehingga bisa menaikkan hasil survei. (B)

 

Reporter : Muhamad Taslim Dalma
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib