iklan zonasultra

HBDI 111, Ratusan Masyarakat Bombana Jalani Pengobatan Gratis

HBDI 111, Ratusan Masyarakat Bombana Jalani Pengobatan Gratis
HBDI - Salah satu pasien anak baru saja menjalani sunat di ajang Hari Bhakti Dokter Indonesia (HBDI) ke 111 yang digelar RTH Bombana, Minggu (28/4/2019). (MUHAMMAD JAMIL/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM, RUMBIA Kabupaten Bombana menjadi tuan rumah Hari Bhakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-111. Momen hari jadi HBDI ini digelar bhakti sosial yang bertempat di ruang terbuka hijau (RTH) Kecamatan Rumbia, ibukota Bombana, Minggu (28/4/2019).

Ratusan masyarakat Bombana berbondong-bondong menjalani pengobatan gratis yang dibuka selama sehari. Tak hanya warga Bombana, kegiatan ini juga diikuti masyarakat Kolaka dan Konawe Selatan. Mereka mendapat pelayanan secara maksimal oleh 23 orang dokter spesialis.

Ketua Panitia HBDI Sultra, dr Tulus mengatakan, kegiatan bhakti sosial pengobatan gratis tersebut dilaksanakan setiap tahun. Bombana menjadi tuan rumah HBDI untuk yang pertama kalinya dan digelar dalam dua tahapan.

iklan zonasultra

Baca Juga : Potret Kemiskinan di Bombana, Keluarga ini 20 Tahun Numpang di Gubuk

” Untuk tahap awal, kami mengadakan bhakti sosial dengan menjalankan 3 macam kegiatan pengobatan gratis, yakni operasi bibir sumbing, sunatan massal, dan pemeriksaan dalam yang meliputi pemeriksaan kandungan, penyakit jantung, DHT, dan penyakit mata,” kata Tulus di Rumbia, Minggu (28/4/2019).

Ia juga menjelaskan, pelayanan yang diberikan bagi kalangan penderita bibir sumbing dilakukan dengan mengundang dokter spesialis dari fakultas kedokteran universitas Hasanuddin Makassar. Selama sehari, dokter tersebut melayani tujuh orang penderita bibir sumbing di RSUD Bombana.

Selanjutnya, untuk sunatan massal yang diikuti 74 pasien yang digelar di lantai dua RTH Bombana dengan melibatkan dokter spesialis dari fakultas kedokteran Universitas Haluoleo (UHO) Kendari. Sementara untuk pemeriksaan dalam dilakukan dengan melibatkan kalangan dokter spesialis dari yang tersebar di seluruh wilayah di Sultra.

” Intinya, melalui HBDI ini, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami pun sangat respon dengan antusias masyarakat untuk memeriksa diri dan bahkan menjalani operasi,” ujarnya.

Untuk tahap kedua, lanjut wakil ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Bombana ini, akan digelar pertemuan besar-besaran dalam agenda peningkatan kapasitas seluruh tenaga medis melalui pelatihan pada bulan Juni 2019.

” Intinya kan, tenaga medis juga harus di bimbing tata cara melayani dan mengobati masyarakat secara maksimal, jadi pelatihan itu menjadi salah satu cara meningkatkan kapasitas mereka,” pungkasnya. (b)

 


Kontributor : Muhammad Jamil
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib