iklan zonasultra

Heri Asiku Perjuangkan Perbaikan Jalan Poros Lasolo-Meluhu

Heri Asiku Perjuangkan Perbaikan Jalan Poros Lasolo-Meluhu
PENYALURAN BANTUAN - Anggota DPRD Provinsi, Heri Asiku (kemeja putih, kanan), bersama Dandim Halu Oleo Kendari dan tim PT Sinar Jaya Sultra Utama saat menyalurkan bantua korban bencana banjir di Donggala, Palu beberap waktu lalu.(Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM,WANGGUDU – Jalan poros yang menghubungkan antara Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara (Konut) dengan Kecamatan Meluhu Kabupaten Konawe kini dalam keadaan rusak.

Selain sebagai jalur perlintasan umum, jalan poros sepanjang 70 kilometer (km) itu juga menjadi salah satu akses penghubung bagi masyarakat dua kabupaten itu. Khususnya, untuk aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

Jalan provinsi itu berada di perbukitan, dibuat sekitar 30 tahun lau saat Konut masih berada di wilayah administrasi Kabupaten Induk Konawe. Hingga saat ini, jalan itu tak kunjung diaspal. Ada yang diaspal namun hanya sepanjang 1 km.

Di jalan itu, sesekali dilakukaan penimbunan, namun kembali rusak saat diguyur hujan. Kondisinya yang rusak, berlubang, barbatu, dan berlumpur saat hujan turun, membuat pengguna jalan sulit melintas.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Sultra, Heri Asiku mengaku saat ini masih memperjuangkan jalan tersebut. Perbaikan jalan itu merupakan hal yang penting dan menjadi kebutuhan vital masyarakat secara umum dari berbagai aspek untuk memperoleh pelayanan.

“Kerusakan jalan penghubung Konut-Konawe sudah berlarut-larut. Ini harusnya menjadi perhatian serius pemerintah untuk segera dituntaskan demi kepentingan rakyat. Saya perjuangkan persoalan jalan ini,” tegas pria yang juga merupakan tokoh pemekaran daerah Konawe Utara ini, Kamis (7/3/2019).

(Baca Juga : Jalan Rusak, Tarif Angkot Lasolo-Meluhu Naik)

Politisi Partai Golkar itu mengungkapkan, penuntasan perbaikan jalan saat ini menjadi fokus utamanya untuk disuarakan ke pemerintah. Sejak dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Sultra pada 2015 lalu (jadi pengganti antar waktu Wahyu Ade Pratama), dia mengaku secara bertahap telah merealisasikan janji kepada masyarakat.

Heri banyak membantu pendirian dan pengembangan pembangunan rumah ibadah, pesantren, pendidikan dan prekrutan tenaga kerja lokal di PT Sinar Jaya Sultra Utama (SJSU).

“Tahap demi tahap kita tuntaskan, ini tugas kita sebagai wakil rakyat di lembaga legislatif. Pasti dapat diselesaikan jika ada usaha dan kemauan, bukan hanya duduk diam,” ujar Heri yang tidak lain adalah pemilik PT SJSU, perusahaan di bidang tambang nikel.

Dia menambahkan, selain perbaikan jalan penghubung Lasolo-Meluhu, jalur di wilayah Lambuluo Kecamatan Motui Konawe Utara, Desa Tani Indah Kecamatan Kapoiala Konawe, dan jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Morosi Konawe juga menjadi targetnya untuk diperjuangkan.

Semantara itu, masyarakat berharap agar niat dan janji yang disampaikan betul-betul dilaksanakan sebagai amanah rakyat. Mengingat, jalan merupakan sarana pendukung untuk masyarakat melakukan berbagai aktivitas, terlebih bidang perekonomian.

“Kami mengenal baik sosok pak Heri Asiku, bagaimana memperjuangan bidang keagamaan membantu membangun sarana ibadah di desa-desa, pesantren dan mendorong kemajuan pendidikan. Saat ini, harapan kami semoga untuk perbaikan jalan ini dapat kembali diwujudkan. Bukan hanya umbar janji saja,” ucap Sudirman Landong, Warga Konut saat dimintai tanggapanya.

Hal senada juga dikatakan, Rusdin. Dia mengapresisasi niat Heri Asiku sebagai wakil rakyat memperjuangkan perbaikan jalan. Namun, diharapkan keterangan yang disampaikan menjadi fakta bukan janji.

“Harapan kami perbaikan jalan ini bisa kembali diperjuangkan dan dituntaskan, seperti usaha-usaha yang telah dilakukan selama ini,” tukasnya. (B)

 


Reporter:Jefri Ipnu
Editor: Muhamad Taslim Dalma

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib