Honda

Hilang Saat Melaut, Seorang Nelayan di Buton Ditemukan Meninggal di Perairan Kapontori

Kapal Saling Bersenggolan, Satu Nelayan Hilang di Perairan Konsel-Bombana
Ilustrasi

ZONASULTRA.COM,BAUBAU- Fahilu (74), seorang nelayan di Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan meninggal dunia, Sabtu (28/9/2019) sekitar Teluk Kapontori. Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim Pos Sar Kota Baubau pukul 11.40 WITA.

Setelah berhasil dievakuasi, korban lalu diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Fahilu dilaporkan hilang oleh keluarga saat mencari mencari ikan di sekitar Teluk Kapontori.

Kepala Pos Basarnas Kota Baubau, Susandi Padli mengatakan, pihaknya menerima laporan hilangnya Fahilu sekira pukul 02.00 dini hari. Saat itu pihak keluarga hanya menemukan perahu korban yang menepi di pesisir pantai. Saat dicek di rompong miliknya, tempat biasa ia memancing ikan, tenyata Fahilu tidak berada di sana.

iklan zonasultra

“Malam itu kami dari Pos Basarnas Kota Baubau dihubungi bahwa ada seorang nelayan yang hilang. Kami langsung pergi ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,” ujar dia saat dihubungi via telepon seluler, Sabtu siang.

Menurut Padli, setelah beberapa jam melakukan pencarian, Tim Pos SAR bersama Polsek Kapontori dibantu nelayan setempat berhasil menemukan jasad korban. Jaraknya sejauh 2 mil laut dari rompong.

“Jasad sendiri ditemukan di perairan Kapontori, 4 mil laut dari daratan,” terang Padli.

Mmalam itu laut terbilang bersahabat. Baik angin maupun ombak relatif biasa saja. Hanya saja arus di area itu cukup deras.

“Kalau arus, memang diperairan kapontori itu terkenal dengan arusnya yang deras,” urainya.

Dari keterangan para saksi, lanjut Padli, ada kemungkinan korban meninggal akibat kelelahan. Ia memperkirakan tali perahu milik Fahilu lepas dari rompong sehingga hanyut. “Bisa jadi karena kelahan mengejar perahunya yang hanyut jadi pemicu korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Fahilu adalah seorang nelayan yang sehari-hari menghidupi keluarga dari hasil pancing ikan.

“Karena itu, korban ini sudah biasa melaut seorang diri. Malam itu dia juga melaut seorang diri, jadi tidak ada yang melihat saat kejadian,” beber Padli. (b)

 


Penulis : M6
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib