iklan zonasultra

iklan zonasultra

Hindari Politik Praktis, Ruksamin Larang Keras Pemakaian Kupon di Pasar Murah

Hindari Politik Praktis, Ruksamin Larang Keras Pemakaian Kupon di Pasar Murah
PASAR MURAH - Bupati Konawe Utara, Ruksamin di dampingi Kadis Perindag, Muhardi Mustafa, Pimpinan Bank Sultra cabang konut, PT Antam, Bulog dan BPR Bahteramas Konut saat membuka program kegiatan pasar murah dalam menyambut bulan suci ramadan dan hari raya idhul fitri, bertempat di ibu kota wanggudu. (Jefri/ZONASULTRA.COM).

ZONASULTRA.COM, WANGGUDU – Bupati Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruksamin melarang keras penggunaan kupon belanja dalam program pasar murah yang diseleggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat.

Hal itu disampaikan saat membuka program kegiatan pasar murah perdana dalam menyambut bulan suci ramadan dan hari raya idhul fitri, bertempat di pelataran kantor bupati Konut, Selasa (5/6/2018).

Dikatakan, hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya permainan pembagian kupon dan mengantisipasi maraknya politik praktis yang dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Hindari Politik Praktis, Ruksamin Larang Keras Pemakaian Kupon di Pasar Murah“Masyarakat Konut bebas untuk berbelanja kebutuhan, tidak ada lagi main titip-titip kupon dan tidak ada lagi keterbatasan serta tidak ada lagi orang-orang tertentu saja yang belanja. Kami hilangkan penggunaan kupon juga menghindari permainan politik praktis,” tegas Mantan Wakil Bupati Konut ini.

Sementara itu, Kepala Disperindag Konut, Muhardi Mustafa mengungkapkan, untuk program pasar murah pihaknya berkolaborasi dengan Bank Sultra cabang Konut sebagai sponsor utama didukung pihak Bulog, PT Antam Tbk dan BPR Bahteramas Konut.

Pelaksanaan program tahunan instansi itu, lanjut Mantan Kadistamben Konut ini dilaksanankan pada empat titik yaitu, Kecamatan Lasolo, Wiwirano dan Langkikima, Wanggudu dan Sawa. Untuk waktunya di tentukan oleh pihak Dinsperindag selaku panitia pelaksana.

“Barang yang di pasarkan bermacam-macam jenis mulai dari makanan dan minuman dengah harga yang terjangakau dan berbeda dengan harga pasaran pada umumnya.”jelasnya.

“Seperti, susu kental manis dari harga Rp 10 ribu menjadi Rp 7 ribu, beras 10 kilo gram dari harga Rp 115 ribu menjadi Rp 90 ribu, minya goreng dari Rp 15 ribu menjadi Rp 13 ribu, gas elpiji 3 kg Rp 20 ribu, beras 5 kilo dari Rp 55 ribu menjadi Rp 45 ribu saja dan masih banyak jenis barang lainnya. Pemda Konut persembahkan ini untul masyarakat,”tukasya.

Pimpinan Bank Sultra cabang Konut, Indri mengapresiasi program pasar murah yang diselenggarakan pemda setempat. Menurutnya, hal itu merupakan wujud perhatian pimpinan daerah kepada masyarakatnya untuk memberikan kemudahan dan keringanan harag barang yang di butuhkan warga.

“Untuk Bank Sultra siap berdampingan bersama pemerintah konut untuk program-program sosial kemasyarakatan. Ini merupakan dorongan kita bersama menuju konawe utara lebih sejahtera dan beradab,”tutupnya. (B)

 


Reporter : Jefri Ipnu
Editor : Kiki

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib