iklan zonasultra

Hingga H-2, Jumlah Pemudik di Pelabuhan Kendari Capai 21.600 Orang

Hingga H-2, Jumlah Pemudik di Pelabuhan Kendari Capai 21.600 Orang
MUDIK 2018 - Suasana penumpang KFC Jetliner yang sementara turun dari kapal di Pelabuhan Murhum Babuabu pada H-2 lebaran Idul Fitri, Rabu (13/6/2018). (DOKUMENTASI SAR KENDARI)

ZONASULTRA.COM, KENDARI– Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari mencatat, H-2 menjelang lebaran Idul Fitri jumlah pemudik sudah mencapai 21.696 jiwa.

Kepala KSOP Kendari M. Israyadi mengatakan, penumpang pada H-1 mudik tahun ini di Pelabuhan Kendari sudah mulai menurun dan cenderung normal. Untuk arus balik diperkirakan terjadi pada H+3,+4, dan H+5 atau tanggal 18, 19, 20 Juni dan seterusnya.

Hingga H-2, Jumlah Pemudik di Pelabuhan Kendari Capai 21.600 OrangPelabuhan Kendari saat arus balik hanya akan menerima penumpang turun dan biasanya arus balik lebih sedikit sebab arusnya tidak bersamaan seperti arus mudik.

“Sampai saat ini arus mudik masih terpantau lancar, tidak terjadi kepadatan berarti seperti sebelum-sebelumnya,” ungkap M. Israyadi kepada zonasultra.com, Kamis (14/6/2018).

Berdasarkan data KSOP Kendari di tiga terminal penyeberangan yang ada, menunjukkan H-3 lebaran Idul Fitri jumlah penumpang lebih banyak ketimbang hari lain yang mencapai 3.823 jiwa. Kemudian H-6 ada 2.865 jiwa, H-5 2.589 jiwa, H-2 tercatat 2.141 jiwa dan H-4 2.139 jiwa. Sedangkan hari lainnya di bawah dari angka tersebut.

Israyadi menyebutkan Kota Raha menjadi tujuan terbanyak sekitar 60 hingga 70 persen dari jumlah pemudik disusul Kota Baubau, Wawonii, Wakatobi dan daerah kepulauan lainnya.

(Baca Juga : H-3 Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Nusantara Kendari)

“H-2 dua kemarin kapal di pangkalan perahu tinggal 1 kapal saja beroperasi yang mengangkut tujuan Wanci karena penumpang sudah habis, dan kapal kembali di stand by kan ke Wakatobi,” ungkapnya.

Ia pun berharap angkutan lebaran tahun ini dapat beroperasi secara maksimal hingga H+15 lebaran dengan mengangkut seluruh penumpang mudik dan arus balik dalam keadaan selamat.

Sementara itu, Basarnas Kendari melakukan pemantauan di beberapa titik pada H-2 lebaran yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang.

Kepala Basarnas Kendari Djunaidi menjelaskan tujuan dari siaga SAR khusus lebaran ini adalah untuk memastikan lancarnya perjalanan dan memberikan kenyamanan kepada para pemudik, baik yang datang maupun yang pergi.

Hasil dari pemantuan pihaknya, termasuk di Pelabuhan Kendari hingga H-2 lebaran 2018 ini lonjakan penumpang memang terjadi hampir di setiap harinya akan tetapi tidak seperti tahun sebelumnya. Ini diperkirakan karena waktu libur yang lebih panjang dari sebelumnya sehingga para pemudik bisa memilih waktu berangkat dengan jumlah hari yang lebih panjang.

Selain itu, tingkat kedewasaan para pemudik sudah terlihat dengan tidak memaksakan kehendak dan mulai meningkatnya kesadaran terhadap keselamatan baik untuk diri sendiri maupun keluarga yang dibawanya. (B)

 


Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib