iklan zonasultra

Hugua Restui Istri Maju Pilkada Wakatobi

Huua
hugua

ZONASULTRA.COM, JAKARTA– Istri mantan Bupati Wakatobi dua periode, Ratna Sari dikabarkan bakal meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Wakatobi. Dikonfirmasi awak Zonasultra.com, Hugua membenarkan dan sudah merestui jika sang istrinya maju sebagai bupati maupun wakil bupati.

“Dia (Ratna) berkehendak, bukan keinginan saya. Dia berkehendak dan saya sebagai suami mengamini,” kata Hugua saat ditemui di kantornya, Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).

Hugua menuturkan sebagai suami, ia akan memberikan dukungan kepada sang istri untuk terjun ke pemerintahan. Menurutnya, sang istri memiliki pengalaman yang cukup selama 10 tahun mendampinginya memimpin Wakatobi.

iklan zonasultra

“Pertama dia adalah struktur partai sebagai wakil ketua di DPD PDIP. Yang kedua dia punya pengalaman, otak dia dengan otak saya sama,” imbuh Hugua.

(Baca Juga : Pilkada Wakatobi, Haliana Resmi Mendaftar di 4 Partai Politik)

Selain Wakil Ketua DPD PDIP, Ratna telah aktif dalam PKK selama 10 tahun mendampingi Hugua sebagai Bupati Wakatobi. Selama 10 tahun pembangunan Wakatobi dilakukan hingga menjadi salah satu dari 10 destinasi prioritas pariwisata Indonesia.

Keberhasilan Hugua mendatangkan 187 bupati walikota dalam Konferensi Asia Pasific UCLG dan melakukan strategi-strategi pembangunan daerah tidak terlepas dari dukungan Ratna. Anggota DPR RI asal Sulawesi Tenggara (Sultra) ini yakin jika Ratna mumpuni menjadi kepala daerah Wakatobi.

“Walaupun dari aspek pendidikan mungkin tidak setinggi yang lain, tapi pemahaman kewarganegaraan dia, pemahaman tentang eksistensi, pemahaman tentang bagaimana Wakatobi itu sebenernya terjadi secara alamiah,” imbuh Hugua.

(Baca Juga : Ini Syarat Paslon Perseorangan di Pilkada Wakatobi 2020)

Apalagi saat ini Hugua menjabat sebagai anggota legislatif di Senayan, Hugua optimis Ratna menjadi seorang bupati atau wakil bupati akan semakin mudah sinkronisasi Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat.

“Karena dia (Ratna) merasa yang lain saja baru wacana sudah berani, apalagi dia yang sudah memahami pahit, getir dan manisnya 10 tahun membangun Wakatobi bersama saya,” pungkasnya. (a)

 


Reporter: Rizki Arifiani
Editor : Kiki
Loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib