Hugua Wakili CTI LGN Kerjasama dengan UNESCO

Hugua Wakili CTI LGN Kerjasama dengan UNESCO
KERJASAMA - Direktur United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Jakarta Office, Shahbaz Khan bertemu dengan Ketua Organisasi Coral Triangle Initiative on Coral Reefs Fisheris and Food Security Maritim Local Government Network (CTI-LGN), Hugua di Jakarata, Rabu (30/5/2018) lalu. (Foto: Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Direktur United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Jakarta Office, Shahbaz Khan bertemu dengan Ketua Organisasi Coral Triangle Initiative on Coral Reefs Fisheris and Food Security Maritim Local Government Network (CTI-LGN) Hugua.

Pertemuan Organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) UNESCO dengan Hugua berlangsung di Jakarta, Rabu (30/5/2018) lalu. Dalam pertemuan itu, dihadiri konsultan UNESCO DR. Elmira Shamsiry.

“Pertemuan itu membahas kerjasama dibidang pembangunan sumberdaya alam berkelanjutan, bidang keanekaragaman hayati dan ekosistem di 6 negara anggota CTI LGN.Ini semua untuk pendidikan masa depan anak cucu kita nanti,” kata Hugua kepada zonasultra.com, Sabtu (2/6/2018).

Lanjutnya, untuk teknis pembahasan bidang kerjasama kepada seluruh anggota CTI LGN, akan diagendakan pertemuan internasional pada bulan November 2018 di Manila, Philipina. Keenam negara CTI, yakni Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Timur Leste, Philipina dan Salomon Island.

“Nantinya akan tampil sebagai pembicara bupati dan walikota dari 6 negara. Masing-masing menjelaskan dan mengusulkan program yang akan dikerjasamakan dengan UNESCO sebagai organisasi PBB,” ujar Hugua yang juga saat ini maju sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) berpasangan dengan calon gubernur Asrun.

Hugua Wakili CTI LGN Kerjasama dengan UNESCOSebagai informasi, dari 48 negara anggota UNESCO dan 2 anggota khusus di kawansan Asia-Pasifik, UNESCO memiliki jaringan 13 kantor bidang terdiri dari kantor gugus, kantor negara (country offices) dan biro regional (regional bureau).

UNESCO Jakarta memiliki peran ganda sebagai biro sains untuk kawasan Asia-Pasifik dan kantor gugus. Sebagai biro regional untuk bidang sains, UNESCO Jakarta menyediakan keahlian, penasehat, pengawasan dan evaluasi strategis untuk negara-negara anggota, kantor bidang UNESCO lainnya dan United Nations Country Team (UNCT) dalam bidang sains.

Sebagai kantor gugus, UNESCO Jakarta mencakup semua mandat UNESCO yakni, pendidikan, ilmu pengetahuan, budaya, komunikasi dan informasi. Kantor ini bertanggung jawab untuk pelaksanaan mandat terkait di Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina dan Timur Leste di segala bidang kompetensi UNESCO. (B)

 


Reporter: Ramadhan Hafid
Editor: Abdul Saban
loading...

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib