iklan zonasultra

HUT Konut ke-13 Danrem dan Kapolda Dianugerahi Gelar Tadu Tamalaki

HUT Konut ke-13 Danrem dan Kapolda Dianugerahi Gelar Tadu Tamalaki
HUT KONUT-Komandan Korem (Danrem) 143 Halu Oleo Kendari, Kolonel Infanteri Yustinus Nono Yulianto dan Kapolda Sultra, Brigadir Jenderal (Brigjen) Merdisyam saat dianugrahi gelar kehormatan dari Lembaga Adat Suku Tolaki (LAT) Konawe Utara sebagai Tadu (pelindung masyarakat) dan Tamalaki (pasukan perang) dalam memperingati HUT Konut ke 13.(Jefri/ZONASULTRA.COM)

ZONASULTRA.COM,WANGGUDU-Komandan Korem (Danrem) 143 Halu Oleo (HO) Kendari, Kolonel Infanteri Yustinus Nono Yulianto bersama Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigadir Jenderal Merdisyam menerima penganugrahan gelar sebagai Tadu dan Tamalaki oleh pengurus Lembaga Adat Tolaki (LAT) Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Tanda kehormatan dari Suku Tolaki itu disematkan Ketua Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra, Lukman Abunawas yang juga menjabat Wakil Gubernur Sultra didampingi Ketua LAT Konut, Ruksamin yang juga Bupati Konut bersama pengurus LAT Konut dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Konut ke-13 di pelataran Kantor Bupati Konut, Kamis (2/1/2020).

Ketua LAT Konut, Ruksamin melalui tokoh adat, Rusmin mengatakan, gelar Tamalaki yang bermaknai pasukan perang diberikan kepada Danrem HO Kendari. Sedangkan gelar Tadu yang bermakna sebagai pelindung dan pengayom masyarakat diberi kepada Kapolda Sultra.

“Gelar yang diberikan sebagai bentuk penghargaan dari Suku Tolaki untuk para pimpinan keamanan di Sultra sehingga dapat saling membantu, saling memiliki dalam kehidupan bermasyarakat juga pemerintah. Serta, sebagai bentuk jalinan tali persaudaraan sesama manusia tanpa ada perbedaan,”kata Rusmin dalam kegiatan itu.

(Baca Juga : HUT Konut ke-13, Empat Puskesmas Dapat Bantuan Mobil Operasional)

Sebelum pemberian gelar berlangsung, terlebih dahulu dilakukan prosesi permohonan izin kepada pemeritah daerah sabagai tanda isyarat akan dilakukannya pemberian gelar.

Setelah itu, dilakukan penyematan gelar dengan cara mengalungkan selempang adat tolaki, serta pemberian alat yang terbuat dari ukiran kayu. Dalam Bahasa Tolaki disebut karada atau tombak sebagai alat perang kesatria dan taawu atau parang sebagai lambang daerah.

HUT Konut ke-13 Danrem dan Kapolda Dianugerahi Gelar Tadu Tamalaki
Pengurus Lembaga Adat Tolaki saat menyaksikan prosesi penyematan gelar Tadu Tamalaki kepa Danrem HO Kendari dan Kapolda Sultra oleh Ketua LAT Sultra dan LAT Konut.(Jefri/ZONASULTRA.COM)

” Harapan besar kami khsusnya LAT Konut, agar dibawah pengawasan pihak TNI dan Kepolisian situasi di Derah Sultra selalu dalam keadaan aman, tenang, damai dan tentram. Sehingga proses pembangunan daerah dan masyarakat berjalan baik,”ujarnya.

(Baca Juga : DPPKB Tampil Atraktif di Pawai Budaya HUT Konut ke 13)

Selain penyematan, pengurus LAT Konut juga memberikan penghargaan Kalosara sebagai lambang Suku Tolaki kepada Ketua LAT Sultra, Lukman Abunawas. Prosesi tersebut, menjadi yang pertama kali dilaksanakan dalam perayaan HUT Konut sejak mekar dari Kabupaten Konawe sejak 13 tahun lalu.

Untuk diketahui Selain Bupati dan Wakil Bupati, pada gelaran HUT Konut juga dihadiri Wakil Gubernur Sultra beserta jajarannnya yang juga berperan sebagai inspektur upacara. Selain itu, Sekda Konut, unsur pimpinan TNI/Polri, Basarnas Kendari, perbankan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, pelajar, Orgninasasi Pimpinan Daerah (OPD) Konut dan seluruh ASN mulai tingkat kecamatan, kelurahan hingga desa. (B)

 


Reporter:Jefri Ipnu
Editor Rosnia

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib