iklan zonasultra

IAIN Kendari Sabet Dua Emas Bulutangkis di Poros Intim 2018

IAIN Kendari Sabet Dua Emas Bulutangkis di Poros Intim 2018
EMAS - Kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menambah koleksi perolehan medali emas dalam Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Indonesia se-Indonesia Timur (Poros Intim) 2018 di UIN Alaudin Makassar. (Foto : Istimewa)

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menambah koleksi perolehan medali emas dalam Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Indonesia se-Indonesia Timur (Poros Intim) 2018 di UIN Alaudin Makassar. Kali ini datang dari cabang olahraga bulutangkis.

Adalah Muhammad Aksan Dwiputra, mahasiswa Prodi Hukum Tata Negara dan Faried Wajdy mahasiswa Prodi Perbankan Syari’ah yang turun di nomor ganda putra. Pasangan ini menyabet emas setelah mengalahkan pasangan tuan rumah UIN Alauddin Makassar dalam pertandingan sengit yang berlangsung tiga set.

Iklan Zonasultra

Sebelumnya Aksan juga telah menyumbangkan medali emas pertama bulutangkis bagi IAIN Kendari di nomor tunggal putra. Aksan mengalahkan wakil dari UIN Alauddin Makassar.

Wakil Rektor III IAIN Kendari Moh. Yahya Obaid sekaligus pimpinan kontingen mengapresiasi usaha dan kerja keras dari para atlet yang telah mengharumkan nama kampus dalam Poros Intim 2018 ini.

“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras mereka berlatih secara rutin, kami sangat mengapresiasi dan berharap mereka terus mempersiapkan diri dengan baik untuk event yang lebih besar,” kata Yahya melalui rilis tertulis, Sabtu (10/11/2018).

Sementara Aksan dan Faried mengungkapkan, semula mereka hanya menargetkan berada pada posisi tiga besar tetapi tak disangka pencapaian mereka melebihi target.

“Kami sangat bersyukur dengan pencapaian ini, tetapi kami tidak berpuas diri karena itu kami akan terus berlatih secara rutin demi meningkatkan skill menghadapi lawan,” ungkap Aksan.

Official cabang bulutangkis IAIN Kendari Amari mengatakan, pengalaman tanding selama di Makassar akan menjadi modal kedua pemain mengikuti pertandingan berikutnya pada skala nasional.

“Mental dan skill mereka akan lebih terasah melalui pertandingan ini. Semoga menjadi pengalaman berharga agar lebih siap menghadapi pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, emas pertama kontingen IAIN Kendari datang dari cabang Musabaqah Hifzhil Quran 10 Juz Putra yang dipersembahkan Al Fikri, mahasiswa Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir. (B)

 


Penulis: M1
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib