iklan zonasultra

iklan zonasultra

Ini 5 Barang Unik dan Khas yang Harganya Selangit di Halo Sultra 2018

292
Ini 5 Barang Unik dan Khas yang Harganya Selangit di Halo Sultra 2018

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Ada hal yang unik di Pameran Halo Sultra ke-11 tahun ini, khususnya pada sejumlah stand kabupaten/kota yang memamerkan barang unik dengan harga selangit.

1Ukiran Kulit Jambu Mente

Barang ini dapat Anda temui di stand Kabupaten Buton Tengah (Buteng), tak tanggung-tanggung dua pasang ukiran berlafaskan tulisan Allah dan Nabi Muhammad dibanderol dengan harga Rp4 juta dua pasang.

Barangnya ini berbahan dasar kulit jambu mente, yang ditempelkan pada kain berwarna merah ditambah payet berwarna emas dan dibingkai pada ukuran 20R 40×50 cm.

2Jam Dinding Jati

Jam dinding jati dapat Anda temui di stand Kabupaten Muna, sebagai daerah penghasil jati wajar jika Muna memamerkan hasil kerajinan dari Jati.

Jam dinding ini dibanderol dengan harga Rp2,3 juta per buah. Dua jam dinding yang dipamerkan sudah laku terjual. Selain itu kerajinan jati lainnya juga dihargai dengan harga ratusan ribu.

3Kain Tenun Pewarna Alam

Kain tenun perwarna alam dipamerkan oleh Kabupaten Muna dan Buton. Kain tenun ini memiliki kualitas yang lebih baik dibanding pewarna lain, dimana tidak mudah luntur namun proses pembuatannya lebih sulit dan memerlukan waktu yang cukup lama.

Produksi Kain tenun di Kabupaten Buton berpusat di Kecamatan Wabula harganya pun dijual sekitar Rp700 ribu per lembar sedangkan kain pewarna alam yang ada di Kabupaten Muna dihargai Rp2 juta per lembar. Pusat produksinya di Desa Masalili, Kecamatan Lohia.

4Tikar Adat

Kabupaten Konawe salah satu daerah yang memamerkan salah satu barang khas dengan harga diatas Rp1 juta. Barang ini adalah tikar adat, tikar ini dibuat dari bahan baku anyaman daun pandan hutan. Bahan bakunya sulit untuk didapat dan tikar adat ini biasanya dipakai dalam proses adat mombesara suku Tolaki.

5Kerajinan Anyaman

Untuk produk anyaman, sejumlah daerah memamerkan produk anyaman yang berbahan baku rotan dan bambu. Mislanya di Kabupaten Muna Barat (Mubar) ada kerajinan tudung saji dengan dudukan berbahan baku lidi enau dan nentu harganya Rp900 ribu.

Kemudian di Kabupaten Konut anyaman dari bambu menyerupai guci dibanderol dengan harga Rp450 ribu.

Selain lima barang unik dan khas ini masih ada sejumlah barang yang dibanderol dengan harga yang cukup menguras kantong. Nah, bagi Anda yang ingin melihat secara langsung kelima barang diatas silahkan datang dan kunjungi stand pameran 17 kabupaten/kota di Halo Sultra 2018 hingga 27 April 2018 mendatang. (B)

 


Reporter : Ilham Surahmin
Editor : Tahir Ose

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib