Tampilan Desktop



Ini Alasan PKS Tak Jadi Hadirkan Lukman dan Rusda di Leadership Talk
331 Dibaca

ZONASULTRA.COM, KENDARI – PKS Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar acara leadership talk dengan  bertema “mengagas keunggulan dan masa depan pembangunan Sultra” pada 26 Maret 2017. Acara tersebut merupakan rangkaian rapat koordinasi wilayah yang berlangsung 25-26 Maret 2017.

PKS : Semoga Rusman Emba Bisa Tancap Gas Membangun Muna

Sulkhoni

Tiga figur yang didaulat menjadi pembicara adalah Walikota Kendari Asrun, Bupati Wakatobi Hugua, dan Anggota Ombudsman RI La Ode Ida. Ketiganya kebetulan merupakan figur yang terwacana maju dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.

Ketua PKS Sultra Sulkhoni mengatakan sebenarnya yang juga turut diundang menjadi pembicara adalah Bupati Kolaka Utara Rusda Mahmud. Rusda awalnya dijadwalkan membawa materi tentang pembangunan dari sektor tambang dan pertanian.

“Beliau (Rusda Mahmud) diundang, tapi sudah konfirmasi bahwa berhalangan hadir,” kata Sulkhoni melalui telepon selulernya, Jumat Malam (24/3/2017).

Selain 4 figur tersebut, PKS juga  ingin menghadirkan figur-figur lain  sosok pemimpin di Sultra namun ada beberapa hambatan seperti berhalangan hadir dan pertimbangan lain. Sulkhoni mencontohkan jika yang diundang adalah Asrun dan Lukman Abunawas maka salah satunya pasti tidak hadir.

PKS yang tidak ingin masuk dalam konflik tersebut maka terlebih dahulu yang dihadirkan dalam acara adalah Asrun. Jika ada momen atau acara lainnya, giliran Lukman Abunawas yang dihadirkan untuk lebih dekat dengan kader-kader PKS.

“Ada sebagian yang memberi masukan kenapa pa Lukman tidak diundang. Saya bilang saya ini sudah berkali-kali duduk di satu forum kalau diundang dua-duanya, siapa yang datang duluan maka yang satunya tidak mau datang,” ujar Sulkhoni.

(Berita Terkait : La Ode Ida, Asrun, dan Hugua Bakal Jadi Pembicara dalam Rakorwil PKS)

Sulkhoni mengakui bahwa dalam Rakorwil tersebut akan dibahas program kerja PKS satu tahun ke depan, termasuk pembahasan arah Pilgub Sultra 2018. Namun demikian terhadap Asrun, Hugua, dan La Ode Ida tidak akan dibahas secara langsung dalam pertemuan.

Perlu diketahui, PKS memiliki 5 kursi di DPRD Sultra. Untuk dapat mengajukan calon gubernur masih butuh 4 kursi koalisi partai. Berdasarkan undang-undang, syarat minimal kursi pencalonan gubernur Sultra adalah 9 kursi atau 20 persen dari 45 kursi yang ada di DPRD Sultra. (B)

 

Reporter: Muhamad Taslim Dalma
Editor: Tahir Ose

Tagged with:
HT ZonaSultra

View all contributions by HT ZonaSultra

Similar articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promosi & Iklan

0822 9264 2997

0853 4040 4947

redaksizonasultra@gmail.com marketingzonasultra@gmail.com