iklan zonasultra

Ini Pembelaan Petinggi PAN Soal Asrun yang Dilaporkan di Panwaslih

Dugaan Pelanggaran - Foto yang diposting akun Dokter Cinta di Grup Facebook Sultra Watch. Dalam foto tersebut Walikota Kendari Asrun menunjukkan dukungan terhadap pasangan calon walikota Kendari no. urut 2.
Dugaan Pelanggaran - Foto yang diposting akun Dokter Cinta di Grup Facebook Sultra Watch. Dalam foto tersebut Walikota Kendari Asrun menunjukkan dukungan terhadap pasangan calon walikota Kendari no. urut 2.
Dugaan Pelanggaran - Foto yang diposting akun Dokter Cinta di Grup Facebook Sultra Watch. Dalam foto tersebut Walikota Kendari Asrun menunjukkan dukungan terhadap pasangan calon walikota Kendari no. urut 2.
TIM PEMENANGAN – Suwandi Andi (kiri) bersama Asrun, Adriatma Dwi Putra (ADP) dan Syamsuddin Rahim saat pelantikan Tim Pemenangan ADP-Sulkarnain di Kecamatan Kadia beberapa waktu lalu. (Sumber Foto : www.Facebook.com)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Legislator PAN di DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) Suwandi Andi angkat bicara terkait Walikota Kendari Asrun yang dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Walikota Kendari 2017.

Asrun dilaporkan oleh masyarakat karena hadir dalam pelantikan tim pemenangan pasangan calon (paslon) Walikota Adriatma Dwi Putra – Sulkarnain (ADP-Sul). Padahal Asrun belum mengantongi izin cuti dari gubernur.

Suwandi mengakui jika dirinya turut hadir dalam pelantikan tim pemenangan ADP-Sul di Kecamatan Kadia beberapa waktu lalu. Saat itu Asrun juga turut hadir dalam posisinya sebagai Ketua PAN Kendari dan bukan dalam kapasitas sebagai Walikota Kendari.

“Sebagai ketua partai politik maka dia berkewajiban mengkonsolidasikan kader-kader dan tim pemenangan untuk memenangkan paslon yang diusung partai,” kata Suwandi di Sekretariat DPRD Sultra, Jumat (16/12/2016).

(Berita Terkait : Walikota Kendari Dilapor Ke Panwaslih)

Mengenai izin kampanye memang harus ada jika Asrun dalam posisinya sebagai walikota ikut kampanye dimana-mana namun konteks pertemuan itu berbeda. Olehnya kata Suwandi, pihaknya berpendapat Asrun tidak melanggar aturan.

Adanya laporan bahwa Asrun melanggar aturan, dianggap wajar sebab kontestasi politik saat ini serba sensitif. Suwandi menegaskan PAN siap bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran tersebut. (B)

 

Reporter: Muhamad Taslim Dalma
Editor: Jumriati

Komentar

Please enter your comment!
Masukkan Nama *Wajib